TPI Lekok Kini Dikelola Pemprov Jatim

SANDAR: Sejumlah kapal nelayan sandar di TPI Lekok, Kabupaten Pasuruan. Sejak awal 2019, pengelolaan TPI ini diambil alih oleh Pemprov. (Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

LEKOK – Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan kini tak punya wewenang untuk mengelola Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Sebab, sejak awal 2019, TPI Lekok diambil Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Kini, Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan hanya mengelola 3 TPI. Yakni, TPI Kedawang Nguling, Mlaten Nguling, dan Kalirejo, Kecamatan Kraton. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan Slamet Nurhandoyo mengatakan, pengambilan wewenang TPI ini hak Provinsi. Sebab, TPI Lekok sebelumnya memang aset Provinsi.

“TPI Lekok dulu memang dibangun ada kerja sama, di mana pemanfaatan TPI diserahkan pengelolaan ke Pemkab Pasuruan. Namun, awal tahun ini sudah diambil alih wewenangnya kembali oleh Provinsi,” ujarnya.

Slamet menjelaskan, selain dibangun oleh Provinsi, aset tanah TPI Lekok memang milik Provinsi. Sehingga, dianggap wajar jika kewenangan pengelolaannya diambil alih Provinsi.

Menurutnya, selama ini kegiatan di TPI Lekok sudah cukup bagus. Selain aktivitas menaruh ikan nelayan setelah melaut, juga untuk transaksi jual beli sampai jasa timbang.

Dengan diambil alihnya TPI di Lekok, Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan hanya mengelola tiga TPI. Meski TPI lainnya itu tidak seramai TPI Lekok, namun diharapkan dapat menjadi pusat jual beli ikan.

“Selama ini nelayan masih banyak yang menjual (hasil tangkapannya) ke juragan atau yang memberikan modal melaut. Padahal, harapan kami ikan bisa dijual belikan ke TPI, sehingga ramai pedagang dan pembeli. Nelayan juga bisa menjual lebih tinggi jika hasil ikan melautnya bagus,” ujarnya. (eka/rud)