Target PAD Kab Probolinggo di 2018 Tak Terealisasi 100 Persen

PAJARAKAN – Paripurna membahas Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Keuangan Pemkab Probolinggo tahun anggaran 2018, kembali digelar Selasa (11/6). Agendanya, yaitu jawaban eksekutif atas Pemandangan Umum (PU) Fraksi-fraksi DPRD.

Rapat tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Musayyib Nahrawi yang didampingi oleh wakil ketua Yasin. Dari pihak eksekutif hadir, Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Supriadi, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat di lingkungan Pemkab setemlat. Serta Forkopimda, instansi vertikal, BUMN/BUMD setempat

Jawaban Eksekutif atas PU Fraksi-fraksi itu dibacakan oleh Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Supriadi. Satu persatu jawaban terhadap PU Fraksi-fraksi DPRD disampaikan. Yang menarik yaitu terkait pandangan fraksi Nasdem yang menyoroti terkait PAD pemkab yang tak tercapai pada 2018.

Di tahun 2018 silam, target PAD sebesar Rp 235.850.247.851. Dari angka tersebut, pemkab hanya mampu merealisasikan sebesar Rp 234.483.636.962. Artinya, untuk mencapai target masih kurang sekitar Rp 1.366.610.888.

Menurut Supriadi, belum tercapainya realisasi PAD tersebut karena ada beberapa faktor. Salah satunya yaitu, beberapa penerimaan yang seharusnya diterima pada tahun 2018, diterima pada tahun ini. “Itu yang mengakibatkan (tidak tercapai). Kalau diterima pada tahun lalu, target tercapai,” ungkapnya.

Ia merinci, dana yang seharusnya diterima tersebut yaitu dana kapitasi JKN, retribusi pelayanan kesehatan dan juga retribusi pelayanan pasar. Sayang, ia tidak merinci berapa besaran dana tersebut yang ditengarai membuat PAD tidak tercapai. “Tetapi, kami sudah maksimal untuk mencapai target,” ungkapnya.

Pada tahun 2018, banyak program yang dilakukan guna mencapai target. Yaitu, mulai dari program Intensifikasi dan ekstentifikasu pajak daerah retribusi daerah (PDRD). Itu dilakukan melalui kajian. “Juga pemeliharaan basis data PDRD,” ungkapnya.

Setelah jawaban dari pihak eksekutif, kemudian paripurna tersebut ditutup. (sid/fun)