PPP Gabung Fraksi Gede, Kursi di BK Jadi Milik Demokrat

KANIGARAN – Dua anggota PPP di DPRD Kota Probolinggo memastikan telah memenuhi persyaratan untuk bergabung dengan Fraksi Gerindra-Demokrat (Gede). Syarat tersebut adalah persetujuan dari Partai Gerindra.

“Kami sudah memenuhi syarat untuk bergabung dengan Fraksi Gede. Yaitu, surat persetujuan dari Partai Gerindra,” ujar Robit Rijanto, anggota DPRD Kota Probolinggo dari PPP.

Selain itu, Robit menyebutkan, pihaknya telah setuju untuk berganti posisi jabatan di Badan Kehormatan (BK). Rencananya, posisinya di BK akan digantikan oleh Sri Wahyuningsih dari Partai Demokrat.

“Posisi saya di BK akan digantikan Bu Sri Wahyuningsih dari Partai Demokrat. Saya monggo saja,” ujarnya.

Dengan terpenuhinya persyaratan ini, Robit meminta kepada pimpinan DPRD untuk segera menindaklanjuti proses penggabungan fraksi. “Mulai dari rapat pimpinan, Banmus, sampai disahkan melalui rapat paripurna DPRD,” jelasnya.

Sebab, selama belum bergabung dalam fraksi, dia dan rekannya tidak bisa bertugas dengan maksimal di DPRD. Menurutnya, tugas seorang anggota DPRD di alat kelengkapan dewan harus ditugasi oleh fraksi.

“Saat ini kami (Robit dan David Rosidy) tidak bisa bertugas seperti anggota DPRD lainnya. Sebab, kami belum bergabung dengan fraksi baru. Sejak Haji Santo wafat, otomatis Fraksi PPP kan tidak ada,” ujarnya.

Karena itu, Robit membantah pernyataan Ketua DPRD bahwa dua anggota PPP di DPRD bertugas seperti biasa, meskipun belum tergabung dalam fraksi baru. “Tugas-tugas di komisi maupun alat kelengkapan dewan (AKD) yang menunjuk adalah fraksi. Jadi, kalau belum tergabung dalam fraksi, maka siapa yang menunjuk kami di komisi maupun AKD?,” tambahnya.

Menurutnya, dua anggota DPRD dari PPP hanya berstatus sebagai anggota DPRD biasa saat ini. Tidak bisa mengajukan usulan, menolak, atau memberikan pendapat dalam rapat-rapat di DPRD.

“Kondisi ini akan normal lagi sampai kami masuk menjadi anggota fraksi,” jelas caleg yang diprediksi terpilih jadi anggota DPRD Kota Probolinggo periode 2019-2024 ini.

Seperti diberitakan sebelumnya, pasca meninggalnya anggota DPRD Kota Probolinggo H. Yusuf Susanto, jumlah anggota DPRD dari PPP hanya dua orang. Yaitu, Robit Rijanto dan David Rosidy. Jumlah ini tidak memenuhi ketentuan untuk membentuk fraksi di DPRD.

Sebab, jumlah minimal anggota fraksi adalah 3 orang. Sehingga, dua anggota PPP harus bergabung dengan fraksi lain.

Fraksi yang dipilih adalah Fraksi Gerindra-Demokrat (Gede). Untuk bisa bergabung dalam fraksi ini, maka PPP harus mendapatkan surat persetujuan dari Partai Gerindra. Yaitu, partai yang pertama membentuk Fraksi Gede sebelum bergabungnya Partai Demokrat. (put/hn)