Pilkades Serentak Pasuruan Terganjal Pelantikan BPD

BANGIL – Rencana Pemkab Pasuruan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada Oktober atau November 2019, terancam molor. Sebab, terkendala dengan belum dilantiknya Badan Perwakilan Desa (BPD).

Sedangkan, BPD memiliki peran penting dalam pelaksanaan Pilkades. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pasuruan Tri Agus Budiharto mengatakan, tahapan Pilkades belum bisa dilakukan karena menunggu pelantikan BPD. Sejauh ini, BPD yang terpilih belum bisa dilantik. Sebab, banyak nama-nama BPD terpilih yang belum masuk. “Kami masih menunggu daftar nama BPD yang terpilih masuk,” ujarnya.

Menurut Tri Agus, belum separo desa di Kabupaten Pasuruan menyerahkan berkas nama BPD terpilih. Padahal, pihaknya diburu waktu agar penjadwalan Pilkades serentak bisa segera dilakukan. Mulai dari pembentukan panitia yang dilakukan setidaknya Juli hingga Pilkades. “Ada 341 desa di Kabupaten Pasuruan. Tapi, baru beberapa desa yang menyerahkan daftar nama BPD yang terpilih,” ujarnya.

Karenanya, pihaknya berencana memanggil pemerintah kecamatan untuk mengetahui kendalanya. Sehingga, penyerahan berkas nama BPD terpilih bisa dipercepat. Serta, pelaksanaan Pilkades serentak di 243 desa bisa terlaksana tanpa kendala. (one/rud)