Lembaga SD Negeri Harus Transparansi Alamat Lengkap Calon Siswa

PASURUAN – Sistem zonasi yang diterapkan saat PPDB siswa, menuntut sekolah agar transparansi saat menerima calon siswa. Termasuk soal alamat calon siswa karena zonasi memang berkaitan dengan tempat tinggal. Semua sekolah negeri harus menulis di pengumuman dengan nama beserta alamat lengkap. Sehingga, orang tua siswa yang anaknya tidak diterima, bisa melakukan perbandingan dengan mengecek.

Supriyadi, kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P dan K) Kota Pasuruan mengatakan, sampai Selasa (11/6) memang belum ada laporan dari SD terkait permintaan memasukkan calon siswa yang tidak diterima di sekolah yang didaftarkan. “Dalam PPDB SD di Kota Pasuruan ini kan sistemnya offline. Sehingga, orang tua harus mendaftar ke sekolah yang dituju secara mandiri,” terangnya.

Diakui sistem offline ini seringkali membuat orang tua jadi kurang informasi bahwa saat ini pendaftaran di SD lebih mementingkan zonasi sekolah. Dimana siswa yang lokasi rumahnya berdekatan dengan sekolah, diutamakan diterima.

Kendati begitu, Dinas P dan K Kota Pasuruan tidak menentukan zona tertentu untuk SD. Namun, rumah yang lokasinya 1 kelurahan atau kelurahan terdekat, diwajibkan diterima lebih dulu. “Jumlah SDN di Kota Pasuruan ini kan ada 46 SD dari 34 kelurahan. Sehingga, dipastikan 1-2 kelurahan terdekat bisa mendaftar di SD terdekat,” terangnya

Sejauh ini, lanjut Supriyadi, memang masih belum ada laporan dari SD bila ada calon wali murid yang meminta diterima setelah tahu bahwa pendaftaran SD berdasarkan zonasi terdekat. “Mungkin karena saat ini masih baru masuk. Namun, Dinas Pendidikan akan menerima laporan dalam minggu-minggu ini,” terangnya.

Selain itu, dalam pengumuman pada 8 Juni lalu, masih ditemukan SD yang tidak dengan rinci mengumumkan alamat siswa yang diterima. Hal ini menimbulkan pertanyaan bagi calon wali murid karena tidak bisa mengecek atau memantau siswa yang diterima apakah benar-benar sesuai zonasi terdekat.

Supriyadi menambahkan, lembaga SD harus menuliskan secara lengkap pengumuman. Termasuk alamat calon siswa agar wali murid lainnya bisa juga mengecek terkait kuota pagu apakah benar-benar sesuai dengan zonasi terdekat yang diterima lebih utama.

Hal serupa juga diungkapkan Samsul Islam, ketua Dewan Pendidikan Kota Pasuruan. Dia menyebutkan, SD yang sudah mengumumkan hasil penerimaan PPDB diharapkan bisa terbuka terkait nama-nama siswa yang diterima terutama terkait alamat sekolah.

“Sekolah wajib terbuka terkait alamat-alamat siswa yang bisa diterima. Ini, agar calon wali murid lainnya juga bisa memantau apakah yang diterima benar-benar sesuai zonasi terkait sehingga tidak menimbulkan pertanyaan,” ujarnya. (eka/ fun)