Korban Pemerkosaan di Kebun Sungi Wetan Trauma, Tak Berani Keluar Rumah

PANGGUNGREJO – Pemerkosaan yang dilakukan lima pemuda kepada Bunga (bukan nama sebenarnya) di kebun Desa Sungi Wetan, Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, benar-benar membuat korban trauma berat. Keluarga pun berupaya menguatkan Bunga.

Nt, ibu Bunga meyakini, kepolisian bisa bergerak cepat untuk meringkus keempat pelaku pemerkosa lainnya. Harapan itu sangat besar karena Nt sangat tahu, anaknya mengalami trauma berat.

“Saya ingin kasusnya tetap berlanjut sampai meja hijau. Karena insiden ini sudah merenggut masa depan anak saya,” terang Nt.

Nt sendiri mengaku, akibat insiden ini, dia juga merasa tak nyaman. Bahkan, dia harus mundur dari pekerjaannya agar bisa fokus mendampingi Bunga. Sebab, dia tahu sang anak sangat ketakutan. Lebih-lebih empat pelaku pemerkosa lainnya, belum tertangkap.

“Anak saya sangat takut sekali. Sewaktu Lebaran lalu saja, anak saya tidak berani keluar rumah meski hanya untuk bersilaturahmi,” terang Nt.

Diketahui, Bunga yang belum genap berusia 17 tahun digilir oleh lima pemuda yang baru dikenalnya melalui media sosial. Insiden ini dialami gadis asal Gadingrejo tersebut pada Minggu (26/6). (riz/fun)