Harga Daging Ayam di Pasuruan Turun jadi Rp 36-38 Ribu Per Kilo

TUNGGU PEMBELI: Pedagang ayam di Pasar Besar Pasuruan menjajakan dagangannya. Setelah Lebaran, harga ayam di Pasuruan turun dari Rp 40 ribu menjadi Rp 36-38 ribu per kilogramnya. (Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PANGGUNGREJO -Memasuki hari raya ketupat, harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kota Pasuruan cenderung turun. Kondisi ini disebabkan permintaan masyarakat menunjukkan kestabilan dibandingkan stok yang tersedia.

Kasi Perlindungan dan Pengawasan Konsumen pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pasuruan Subhan Widi mengungkapkan, sidak dilakukan, Senin (11/6) di empat pasar tradisional. Yaitu, Pasar Besar, Pasar Kebonagung, Pasar Karangketug, dan Pasar Gadingrejo.

Dari hasil pemantauan, diketahui harga sejumlah kebutuhan pokok menurun dibandingkan sebelum hari raya Idul Fitri. Seperti, daging ayam broiler turun berkisar Rp 36 sampai 38 ribu dibandingkan sebelumnya yang mencapai Rp 40 ribu. Lalu, cabai besar turun dari Rp 60 ribu menjadi Rp 38 ribu.

Namun, ada pula yang tetap seperti daging sapi yang berkisar Rp 105 sampai 110 ribu, cabai kecil juga cenderung stabil sebesar Rp 15 ribu, bawang merah tetap Rp 30 ribu, minyak curah Rp 10 ribu per kilonya, minyak botolan 600 mililiter Rp 14.500, sementara minyak botolan dua liter tetap Rp 24 ribu.

“Dari hasil pemetaan, rata-rata memang cenderung menurun dibandingkan sebelum hari raya. Khusus untuk bawang putih naik dari Rp 30 ribu sebelum hari raya menjadi Rp 32 ribu,” ungkapnya.

Subhan menjelaskan, penurunan ini menunjukkan permintaan masyarakat cenderung stabil sejak hari raya lalu, sementara stok kebutuhan pokok cukup. Namun, pihaknya memastikan bakal tetap melakukan pemetaan serupa sampai akhir pekan ini.

“Hari ini dan besok merupakan hari raya ketupat. Kami tetap melakukan pemetaan harga. Jika memang ada kenaikan, barulah kami bakal melakukan tindak lanjutnya,” terang Subhan. (riz/fun)