Bakal Berhentikan Sementara Perangkat Desa yang Terlibat Curanmor dan Narkoba

LUMBANG – Mulyono, 39, dipastikan akan diberhentikan sementara dari posisinya sebagai perangkat Desa Purut, Kecamatan Lumbang. Dia tidak diberhentikan tetap karena Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Probolinggo menerapkan azas praduga tak bersalah.

IKUT DIAMANKAN: Barang bukti yang diamankan dari tersangka Mulyono. (Dok. Jawa Pos Radar Bromo)

Dalam hal ini, Mulyono diamankan tim gabungan Polsek Sukapura, Polsek Lumbang dan Polres Probolinggo, Kamis (23/5). Dia diamankan karena diduga kuat terlibat kasus pencurian motor (curanmor).

Ironisnya, saat diamankan tersangka Mulyono diketahui mengonsumsi sabu-sabu. Tim gabungan saat itu mengamankan sabu-sabu dan alat yang digunakan untuk mengonsumsi sabu-sabu.

Karena kasus hukum itu, Dinas PMD Kabupaten Probolinggo bakal memberhentikan sementara Mulyono. Pemberhentian sementara dilakukan selama proses hukum berjalan. Selanjutnya, jika ada putusan inkracht dari Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan, tersangka akan diberhentikan sebagai perangkat desa.

Penegasan ini disampaikan Plt Kepala Dinas PMD Kabupaten Probolinggo Samsul Huda. Saat dikonfirmasi Samsul mengatakan, sudah mendapatkan laporan tetang Mulyono yang diamankan petugas kepolisian. Dugaannya, dia terlibat kasus curanmor dan penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu.

”Kami sudah terima laporannya. Paling berat kasus penyalahgunaan narkobanya. Tapi, kami tetap menghormati proses hukum dan menunggu keputusannya,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo, Senin (11/6).

Sesuai aturan, menurutnya, Mulyono akan diberhentikan sementara sebagai perangkat desa saat perkaranya terdaftar di PN. Ini, dilakukan karena pihaknya tetap menerapkan azas praduga tak bersalah.

Selanjutnya, saat ada putusan inkracht bahwa tersangka terbukti bersalah melakukan tindak pidana, pihaknya langsung memberhentikan Mulyono sebagai perangkat desa. Baik itu jika terbukti bersalah dalam kasus curanmor, maupun penyalahgunaan sabu-sabu.

”Saat ini kami belum menerima laporan bahwa kasus curanmor dan narkoba oleh perangkat Desa Purut itu terdaftar di pengadilan. Jika sudah masuk pengadilan, pasti akan diberhentikan sementara,” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Sukapura Iptu Sugeng Harianto menegaskan, saat ini proses hukum kasus curanmor dan penyalahgunaan narkoba oleh tersangka sedang berjalan. Kini pihaknya sedang masuk tahap penyidikan dan mulai pemberkasan.

”Saat proses penyidikan tuntas, akan dilimpahkan ke jaksa penuntut umum di Kejaksaan. Baru dilimpahkan ke Pengadilan Negeri untuk disidangkan,” terangnya. (mas/fun)