Arungi Liga 3, Persekabpas Butuh Rp 2 M, Hanya Dikucuri Rp 300 Juta

BANGIL – Manajemen Persekabpas Pasuruan membutuhkan dana besar untuk bisa mengarungi Liga 3 hingga babak nasional. Anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 2 miliar. Sedangkan, support anggaran dari Pemkab terbatas. Hanya Rp 300 juta dalam satu musim kompetisi.

Anggaran sekitar Rp 2 miliar itu dibutuhkan untuk gaji pemain, transportasi, dan berbagai kebutuhan lain. “Kami mendapat asupan dana Rp 500 juta dari KONI. Selain untuk pembinaan klub internal, Rp 300 juta lainnya akan digunakan untuk menyokong Persekabpas dalam mengarungi Liga 3,” ujar Ketua Askab Pasuruan Iswahyudi.

Dana itu memang relatif kecil untuk mengikuti sebuah kompetisi. Karena untuk Liga 3, dibutuhkan dana miliaran rupiah. “Kekurangannya biar manajemen Persekabpas yang mencari. Kami yakin pihak manajemen bisa mengatasi itu,” ujarnya.

Manajer Persekabpas Pasuruan Suryono Pane mengatakan, kebutuhan dana untuk Liga 3 bisa mencapai Rp 1,5 miliar hingga Rp 2 miliar. Dana itu untuk berbagai kebutuhan tim. Mulai dari gaji pemain hingga kebutuhan tim lainnya.

Ia mengakui, support dari APBD relatif kecil. Namun, persoalan dana diklaimnya tidak akan menjadi masalah. “Kami yakin bisa mengatasinya. Apalagi mendapatkan dukungan dari Bupati. Yang terpenting, pemain yang direkrut adalah pemain yang bagus,” ujarnya.

Kehadiran pemain-pemain yang bagus, tentunya akan mampu memengaruhi sponsor. “Dengan komposisi pemain yang bagus, tentunya akan banyak mendapat dukungan sponsor. Makanya, kami tidak begitu merisaukan masalah dana. Yang terpenting pemain bagus dan bisa tampil bagus,” ujar pria yang juga pengacara tersebut. (one/rud)