Minta Empat Pelaku Diproses Hukum, LPAI Siap Dampingi Korban

SIAP MENGAWAL: Komisioner LPAI Kabupaten Pasuruan Irijanto (kiri) dan Daniel Effendi Polozan, wakil ketua LPAI, saat ditemui di Polresta Pasuruan saat mendampingi Bunga, Senin (10/6). (Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PANGGUNGREJO – Satu pelaku pemerkosa Bunga (nama samaran) sudah diamankan Polresta Pasuruan. Pihak keluarga Bunga berharap, empat pelaku lainnya diproses hukum. Sebab, jika empat pelaku tak diproses hukum seperti Dyt, Bunga masih trauma.

OLAH TKP: Korban Bunga menunjukkan lokasi kebun jeruk di Sungi Wetan, lokasi dia diperkosa. (Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)

“Saat Lebaran kemarin saja, anak saya (Bunga, Red) enggan keluar rumah untuk dilaturahmi ke keluarga. Alasannya takut jika bertemu dengan empat pelaku yang lain,” terang Nt, Ibu Bunga.

Sebagai orangtua, Nt mengetahui jika Bunga mengalami trauma berat. Apalagi, Bunga diperkosa dengan cara digilir. “Pelakunya orang asing pula, yang tak dikenalinya. Saat ini saya hanya bisa berharap, empat pelaku bisa ditangkap segera,” beber Nt.

Sementara itu, kasus ini mendapat perhatian dari Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Pasuruan. Wakil Ketua LPA Kabupaten Pasuruan, Daniel Effendi Polozan mengatakan, pihaknya siap memberikanpendampingan atas korban.

“Apapun, korban usianya masih dibawah umur. Sejauh ini saya mendapat informasi, satu pelaku yang sudah ditangkap yakni Dyt, kategorinya juga masih dibawah umur. Tapi kami menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian,” terang Daniel yang ditemui di unit PPA Polres Pasuruan Kota, Senin (10/6).

Dalam perkara ini, dia juga berhati-hati untuk mendampingi korban. Dia mengetahui korban mengalami traume berat. “Dan saya mengetahui, polisi juga diburu waktu untuk menyelesaikan perkara ini. Karena satu tersangka yang sudah diamankan, usianya dibawah umur. Sehingga penanganannya berbeda,” terang Daniel.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bunga (bukan nama sebenarnya) menjadi korban pemerkosaan. Gadis yang belum genap berusia 17 tahun itu mengalami trauma lantaran diperkosa oleh kawan yang baru dikenalnya melalui sosial media. Bunga mengalami trauma berat, lantaran dia diperkosa oleh lima pemuda secara bergiliran, di sebuah kebun jeruk di Desa Sungi Wetan, Pohjentrek, Minggu (26/5) silam. (riz/fun)