Kantor Pembuatan SIM Diserbu usai Libur Lebaran, Pemohon Naik hingga Empat Kali Lipat

Sejumlah institusi, Senin (10/6), langsung aktivitas normal usai libur hari raya Idul Fitri. Beberapa di antaranya bahkan langsung melakukan pelayanan. Seperti kantor Satuan Lalu lintas di Kepolisian Resor.

—————-

Jarum jam pagi itu masih menunjukkan pukul 07.00. Tapi keramaian sudah terlihat di kantor Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Polres Pasuruan. Kantor yang berada di sisi barat Polres Pasuruan itu diserbu warga.

MENINGKAT: Sejumlah pemohon SIM di Satpas Polres Probolinggo. (Arif Mashudi/Jawa Pos Radar Bromo)

Senin (10/6) suasana di kantor Satpas memang lebih ramai ketimbang hari biasa. Pengunjung lebih banyak, dan mereka memang sengaja datang untuk mengurus permohonan perpanjangan dan pengajuan baru surat izin mengemudi (SIM).

Jumlah pemohon SIM meningkat tajam, dibanding hari-hari biasanya. Meningkatnya jumlah pemohon SIM itu tak lepas dari libur panjang Lebaran.

Kasatlantas Polres Pasuruan, AKP Eko Iskandar menyampaikan, permohonan perpanjangan dan pengajuan baru SIM A dan C di Mapolres Pasuruan, meningkat dratis. Peningkatannya bisa mencapai empat kali lipat dibanding biasanya.

“Hari-hari biasa, pengajuan SIM baru ataupun perpanjangan hanya kisaran 100 pemohon. Namun hari ini (Senin, red) sampai kisaran 400 pemohon,” ulasnya.

Momen libur panjang lebaran menjadi faktor meningkatnya pengurusan SIM. Pasca libur lebaran, banyak warga yang memilih untuk cuti kerja, demi mengurus SIM di hari pertama masuk kerja.

“Rata-rata yang mengajukan perpanjangan atau SIM baru, adalah pekerja atau buruh. Mereka memanfaatkan hari pertama masuk kerja, untuk mengurus SIM yang masa berlakunya habis saat libur lebaran dan yang mau habis,” imbuhnya.

Hal yang sama juga terjadi di kantor Satpas Polres Probolinggo. Libur panjang selama sebelum dan sesudah hari raya Idul Fitri, berdampak pada pemohon perpanjangan SIM (surat izin mengemudi). Pemohon SIM membeludak di kantor Satlantas Polres Probolinggo.

Meski demikian, jam pelayanan kantor Satpas SIM yang berlokasi di Jalan Suroyo, Kota Probolinggo itu, tidak berubah. Sebab, peningkatan pemohon SIM itu, tidak sampai menimbulkan antrean panjang di loket pendaftaran. Mereka sudah datang sejak pagi dan langsung dilayani di loket pendaftaran. Sehingga, sebelum jam akhir tutup 12.00, pemohon sudah mendaftar semua.

Baur SIM Satlantas Polres Probolinggo Bripka Istono saat dikonfirmasi mengatakan, usai sepekan pelayanan Satpas SIM tutup, karena libur cuti hari raya Idul Fitri, ada peningkatan pemohon SIM. Namun, kondisi dan jumlah pemohon itu masih kondusif dan normal.

”Masih normal dan wajar mas. Sebab, sudah biasa habis tutup seminggu libur cuti,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo.

Istono menjelaskan, peningkatan jumlah pemohon SIM yang datang itu, didominasi pengajuan perpanjangan. Sebab, bagi masyarakat yang masa berlaku SIM-nya mati mulai tanggal 30 Mei hingga 9 Juni 2019, boleh diperpanjang kemarin. Sehingga, kemarin jumlah permohonan SIM mengalami peningkatan dua kali lipat.

”Kalau hari biasa ada sekitar 150 pemohon SIM. Setelah libur cuti panjang, ada peningkatan. Hari ini kurang lebih ada sekitar 276 permohonan perpanjangan SIM, 47 permohonan SIM baru, 2 permohonan kehilangan SIM,” ungkapnya.

Meski demikian dikatakan Istono, pelayanan di Satpas SIM tetap berjalan dengan normal. Kesadaran para pemohon untuk antre menunggu giliran pun sangat bagus. ”Alhamdulillah meski ada peningkatan, semua berjalan dengan normal dan kondusif,” ujarnya.

Beberapa pemohon SIM yang ditemui mengaku, memang sengaja datang di hari pertama pelayanan buka, usai libur Lebaran. Rata-rata mereka datang, karena berharap, bisa selesai pada hari itu juga.

“Ini kebetulan ada adik yang lagi memperpanjang SIM. Kerjanya diluar Pasuruan, dan SIM-nya memang mati saat penghujung puasa lalu. Saat itu pelayanan sudah tutup. Nah, daripada berisiko buat SIM baru, lebih baik minta izin untuk mengurus,” beber Afandi, salah satu pemohon SIM di Polres Pasuruan. (one/mas/fun)