46 Motor Protolan Ini “Dikandangkan” di Mapolresta Probolinggo

MAYANGAN-Puluhan motor protolan, dan gunakan knalpot brong, beberapa hari terakhir sejak hari raya lalu, diparkir di halaman Mapolres Probolinggo Kota. Pemilik motor tak diperbolehkan mengambil motor sebelum jalani sidang tilang.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, motor-motor yang diamankan itu sudah tak lengkap lagi kondisinya. Mulai ada yang knalpotnya diganti knalpot brong, tak dilengkapi spion hingga ban-nya diganti dengan ban kecil yang tak sesuai standar.

Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Alfian Nurrizal mengatakan, puluhan motor itu diamankan di malam takbiran. Pihaknya, sejatinya sudah mengimbau agar tak menggelar takbiran keliling dengan menggunakan knalpot brong.

“Kami gelar patroli gabungan,  untuk cegah dan antisipasi ada gerombolan kelompok yang konvoi atau takbir keliling saat malam takbir,” kata perwira polisi dengan dua melati di pundaknya itu.

Alfian menjelaskan, puluhan motor ini disita oleh anggotanya dengan patroli gunakan sistem hunting. Saat petugas berpapasan atau mendampati motor protolan, langsung dilakukam tindakan. Setelah, periksa kelengkapan surat kendaraan, motor langsung diangkut untuk dibawa ke Mapolresta.

“Anggota langsung tindak tegas dengan tilang. Selain itu, motor yang knalpot brong, protolan dan tidak sesuai dengan spesifikasi langsung diamankan. Total ada sekitar 46 motor yang diamankan,” jelas perwira polisi asal Sumenep tersebut.

Para pemilik motor pun baru diperbolehkan mengambil motornya, usai menjalani sidang tilang. “Selain itu, pemilik motor harus bawa kelengkapan standar motor sesuai spesifikasi. Termasuk mengembalikan motor itu ke bentuk standar-nya di mapolresta,” jelas Alfian. (mas/mie)