240 KPM di Kota Pasuruan Belum Cairkan BPNT

PASURUAN – Ratusan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Pasuruan belum menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Sebanyak enam keluarga di antaranya diputuskan tidak lagi menerima bantuan karena sudah tergolong mampu atau mandiri.

Data yang dihimpun dari Dinsos Kota Pasuruan menyebutkan, jumlah KPM di Kota Pasuruan sebanyak 7.778 keluarga. Dalam penyaluran bantuan pada Mei lalu, bantuan yang terealisasi mencapai 96 persen. Artinya, jumlah KPM yang telah menerima bantuan sebanyak 7.538 KPM. “Sementara ini, ada 240 KPM yang belum menerima bantuan,” kata Kabid Fakir Miskin Dinas Sosial Kota Pasuruan Mansur.

Alasannya beragam, selain tergolong mampu, beberapa di antaranya ada yang meninggal dunia, pindah domisili, kartu keluarga sejahtera (KKS) bermasalah, dan memang belum ditransaksikan.

Mansur merinci, dari 240 KPM itu, paling banyak belum menerima bantuan karena KKS bermasalah. Jumlahnya mencapai 142 keluarga. “Selebihnya, dikarenakan faktor lain. Beberapa KPM juga tidak lagi menerima bantuan ini karena tergolong mampu,” ujarnya.

Sebanyak enam keluarga yang tergolong mampu itu berasal dari Kelurahan Tembokrejo, dua keluarga di Kelurahan Panggungrejo, dan tiga keluarga di Kelurahan Gadingrejo.

Diketahui, setiap KPM dapat mencairkan bantuan berupa bahan pokok beras dan telur ayam melalui e-warong. Setiap bulan, besaran bantuan yang ditentukan nilainya Rp 110 ribu. (tom/mie)