Permohonan Rehab Pasar Desa Relatif Minim

BANGIL – Rencana rehab pasar desa terganjal. Menyusul minimnya pemohon untuk rehab pasar tersebut.

Dari rencana sebanyak 28 pasar yang akan direhab, baru 16 permohonan yang masuk. Padahal, Pemkab mengancang-ancang untuk melakukan pencairan setelah verifikasi lapangan dilakukan.

Kepala Bidang Bina Keuangan dan Kekayaan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pasuruan, Andar Sulistyorini menguraikan, permohonan pasar desa, biasanya membludak. Pertengahan tahun sudah bisa mencapai puluhan.

Namun tahun ini, relatif sedikit. Hanya sekitar 16 pemohon yang melakukan pengajuan. “Padahal, kami rencanakan ada kurang lebih 28 perbaikan pasar desa,” jelasnya.

Pihaknya mengaku, belum mengetahui secara pasti penyebabnya. Konsentrasi untuk penyelesaian APBDes 2019 di tingkat pemerintahan desa bisa jadi salah satu faktornya.

Terlebih lagi, momen pilkades serentak yang akan berlangsung. “Dan lagi, rata-rata kades saat ini banyak yang baru. Mungkin itu berpengaruh,” ulasnya.

Pihaknya mengaku, tak bisa segera mencairkan anggaran untuk rehab pasar desa itu. Selain masih menunggu permohonan masuk, juga menunggu hasil verifikasi berkas dan lapangan.

“Kalau pencairannya, masih menunggu verifikasi lapangan. Apakah layak atau tidak untuk disupport. Tapi, kami kan juga masih menunggu permohonan yang masuk,” pungkasnya. (one/fun)