88.441 Warga di Kota Pasuruan Belum Miliki Akta Kelahiran

PASURUAN – Keberadaan akta kelahiran cukup penting untuk keperluan administratif dalam berbagai sektor. Namun, sejauh ini masih banyak warga Kota Pasuruan yang belum memiliki akta kelahiran.

Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pasuruan Siti Maryam mengungkapkan, ada puluhan ribu penduduk dari berbagai kalangan usia yang belum memiliki akta kelahiran. Mereka tersebar di 34 kelurahan yang ada di kota setempat.

Dari data yang ada, jumlah penduduk dari semua kalangan usia saat ini sebanyak 211.160 jiwa. Dengan rincian, penduduk laki-laki sebanyak 105.603 jiwa dan penduduk perempuan 105.557 jiwa.

“Persentase kepemilikan akta kelahiran mencapai 58,12 persen. Artinya masih ada 88.441 penduduk yang sampai saat ini belum punya akta,” ungkapnya.

Dispendukcapil sejauh ini disebutkan sudah menerbitkan akta kelahiran untuk 122.719 jiwa penduduk. Rinciannya, jumlah akta kelahiran yang diterbitkan untuk penduduk laki-laki sebanyak 63.692 jiwa dan penduduk perempuan sebanyak 59.027 jiwa.

Pihaknya memastikan terus berupaya untuk meningkatkan cakupan akta kelahiran tersebut. Hal itu dilakukan dengan mendorong kesadaran warga untuk mengajukan permohonan akta kelahiran dari tingkat kelurahan.

Menurut Siti, akta kelahiran merupakan bentuk pengakuan negara tentang status individu, status perdata, dan status kewarganegaraan. Selain itu, juga sebagai dokumen resmi mengenai identitas warga.

“Kami juga berikan pemahaman kepada warga mengenai pentingnya mengurus akta kelahiran. Karena itu sebagai data dasar untuk keperluan administratif lainnya. Saat ini, kami mendorong untuk masyarakat yang memiliki bayi baru lahir untuk langsung mengurus aktanya,” katanya. (tom/fun)