15 Ribu KPM PKH Belum Dapat Bantuan Pangan Nontunai

PASURUAN – Rencana Pemerintah Pusat memfokuskan bantuan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) masih terkendala soal administrasi. Kini, di Kabupaten Pasuruan masih ada sekitar 15 ribu KPM Program Keluarga Harapan (PKH) yang belum masuk dan mendapatkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)

Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pasuruan Gunawan Wicaksono mengatakan, dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI memang menginginkan bantuan fokus ke KPM yang terdata. Dengan harapan bisa segera mengentaskan kemiskinan. “Keinginannya memang seperti itu. Karena itu, dengan kartu penerima, KPM yang dapat PKH juga penerima BPNT,” ujarnya.

Dengan menyamakan KPM diharapkan permasalahan kemiskinan dapat segera tuntas. Keakuratan data di basis data terpadu pun sangat penting agar KPM PKH juga menjadi penerima BPNT. Tapi, sejauh ini di Kabupaten Pasuruan masih ada sekitar 15 ribu KPM PKH yang belum mendapatkan BPNT.

“Setelah kami cek, kadang data tidak sinkron. Seperti nama penerima tidak sama. Karena itu, masih ada penerima PKH yang belum dapat BPNT,” ujar Gunawan.

Di Kabupaten Pasuruan, tahun ini tercatat ada 109.031 KPM BPNT. Sedangkan PKH mencapai 95.539 KPM. Kini, Dinsos Kabupaten Pasuruan akan kembali melakukan verifikasi dan validasi. Sehingga, data yang akan kembali diusulkan ke Pemeintah Pusat, benar-benar fix.

“Kami targetkan tahun 2020 mendatang semua penerima PKH juga bisa mendapatkan BPNT. Agar bantuan bisa fokus dan segera menuntaskan kemiskinan,” ujarnya. (eka/fun)