Revitalisasi Pasar Ngempit Kraton, Dianggarkan Rp 3,5 Miliar

SEGERA DIPERBAIKI: Sejumlah warga beraktivitas di Pasar Ngempit, Kecamatan Kraton. Tahun ini, pasar ini akan direvitalisasi dengan anggaran Rp 3,5 miliar. (Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

KRATON – Pemkab Pasuruan terus melakukan revitalisasi untuk memodernkan sejumlah pasar tradisional di daerahnya. Tahun ini, Pemkab akan merevitalisasi Pasar Ngempit, Kecamatan Kraton. Anggaran Rp 3,5 miliar telah disiapkan untuk memperbaiki kios dan los.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan Edy Suwanto mengatakan, kondisi Pasar Ngempit masih terlihat belum tertib dan kurang tertata. Termasuk jika terjadi hujan deras masih sering becek. Sehingga, membuat suasana pasar kurang nyaman.

“Tahun 2018 lalu sudah ada peninggian kios hingga 1 meter sebanyak 20 kios dengan anggaran dari dana alokasi khusus Rp 1,5 miliar. Tahun ini dari APBD ada anggaran lagi untuk revitalisasi,” ujarnya.

Tahun ini, dikatakan akan lebih banyak los dan kios yang akan diperbaiki. Ada los berkapasitas 100 lapak dan sejumlah kios di tengah Pasar Ngempit. Edy mengatakan, revitalisasi ini dianggarkan dari APBD 2019.

Saat proses pembangunan, pedagang akan direlokasi sementara ke area depan pasar dan belakang pasar. Sehingga, tak perlu terlalu jauh dari posisi berdagang sebelumnya. Sejauh ini, proyek ini masih tahap perencanaan dan ditargetkan bisa dilelang pada Juni.

“Kalau lelang lancar, targetnya bulan Juli sudah mulai pembangunan. Dengan revitalisasi ini, diharapkan kondisi pasar bisa lebih representatif dan membuat nyaman pedagang dan pembeli. Ini, juga akan berpengaruh ke tingkat pendapatan pedagang sendiri,” ujarnya. (eka/rud)