Realisasi Pasar Pandaan Tunggu SK Kementerian Perdagangan

PANDAAN – Rencana revitalisasi Pasar Pandaan, Kabupaten Pasuruan, dua tahun terakhir tak kunjung terwujud. Usut punya usut, ternyata rencana itu kandas karena belum adanya legitimasi dari Kementerian Perdagangan (Kemendag). Pemkab menunggu izin Kemendag karena berharap proyek tersebut dibiayai APBN.

“Revitalisasi Pasar Pandaan kami usulkan ke pusat mulai dari 2017 dan 2018, tapi urung terealisasi. Tahun ini ditargetkan terealisasi. Informasinya masuk paket D sekitar Rp 4 miliar dari APBN,” tutur kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan Edy Suwanto.

Sambil menunggu realisasinya, nantinya disetujui sekaligus ditandai dengan turunnya Surat Keputusan (SK) dari Kemendag. Saat ini rencana tersebut masih di-review. Mulai dari pembiayaan, kebutuhan los dan kios, serta kesiapan tempat dan dana untuk relokasi sementara para pedagang.

“Kami diminta me-review kembali, sebelum pencairan dana. Sebagai salah satu persyaratan yang harus dipenuhi agar SK dan dananya segera turun,” ungkapnya.

Untuk lokasinya sendiri, ia katakan sudah ada plot bangunan yang akan direvitalisasi. Tepatnya deretan kios daging, hingga beberapa los di sekitarnya. Maklum, kondisinya dianggap tidak layak. “Upaya maksimal tetap terus kami lakukan,” ucapnya. (zal/fun)