Jembatan Nguling Diperkuat dengan Expansion Joint, Apa Itu?

SELALU PADAT: Sejumlah kendaraan melintas di Jembatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Dalam waktu dekat, BBPJN berencana memperbaiki jembatan ini dengan memasang Expansion Joint. (Mokhamad Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

NGULING – Kualitas jalan dan jembatan di sepanjang jalur Pantura, terus mendapatkan perhatian dari Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN). Dalam waktu dekat, BBPJN VIII Surabaya akan memperbaiki Jembatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. BBPJN akan memasang expansion joint.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBPJN VIII wilayah Gempol-Pasuruan-Probolinggo Rudy Napitupulu mengatakan, Jembatan Nguling akan direkonstruksi. Pihaknya akan melakukan expansion joint atau penggantian bahan seperti karet.

Bahan ini berfungsi untuk meredam getaran dan sifatnya tidak kaku. Saat panas akan memuai dan ketika panas berkurang, bahan ini akan menekan dengan sendirinya. Menurut Rudi, hal ini dilakukan tidak terlepas dari tingginya kepadatan arus lalu lintas di jembatan ini.

“Sesuai rencana, Jembatan Nguling itu harus diperbaiki dengan expansion joint. Ini untuk memperkuat landasan jembatan. Jika tidak begitu, maka landasan jembatan mudah keropos,” ujarnya.

Rudy menjelaskan, balai besar sendiri sempat memperbaiki Jembatan Nguling. Namun, perbaikan ini sifatnya hanya sementara. Perbaikan dilakukan dengan menyisir lubang jembatan dan ditutup dengan aspal baru.

Perbaikan ini dilakukan karena terdapat lekukan di landasan jembatan. Kondisi ini membuat pengendara harus lebih berhati-hati saat melintasinya. Karenanya, agar landasan dan aspal jembatan semakin kuat dan tahan lama, terutama saat dilintas kendaraan berat, jembatan ini harus diperbaiki dengan expansion joint.

“Memang perbaikan sudah pernah kami lakukan. Tapi, itu sifatnya sementara. Kami tetap harus mengganti landasannya berupa aspal seperti karet agar lebih kuat,” jelas Rudy. (riz/rud)