Ajukan Perbaikan Rambu Arah Tol yang Bikin Bingung Pengendara

KURANG FAMILIAR: Rambu petunjuk arah tol Paspro yang membuat pengendara bingung karena tertulis nama desa. Rambu itu rencananya akan diganti dengan nama daerah, supaya lebih familiar. (Arif Mashudi/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

LECES – Rambu petunjuk tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) banyak membuat pemudik bingung. Penyebabnya, rambu petunjuk tersebut bertuliskan nama desa, yang kurang familiar bagi pengendara, khususnya bagi mereka yang bukan dari Probolinggo. Rambu itupun rencananya akan diganti.

Soal itu, PT Trans Jawa Tol Paspro selaku pengelola ajukan perubahan rambu arah ke PT Waskita. Supaya, lebih memudahkan bagi pengemudi yang hendak masuk, keluar atau melintas di jalan Tol Paspro.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, sejumlah rambu yang terpasang dirasa masih belum bisa menjadi petunjuk bagi pengendara. Khususnya pengemudi asal luar Probolinggo. Seperti halnya rambu di exit tol Leces.

Saat pengemudi keluar dari exit Tol Leces, sebelum traffic light (TL), ada rambu arah. Disitu tertulis ke kiri Probolonggo Timur dan Leces. Sedangkan arah ke kanan Clarak. Tentu, bagi pengemudi asal Probolinggo, petunjuk arah tersebut, karena tak mengenal nama desa di rambu arah.

Manajer Operasional PT Trans Jawa Tol Paspro, Sukiran saat dikonfirmasi membenarkan soal rambu arah ol yang membuat pengendara bingung. Oleh karena itu, pihaknya sudah mengajukan ke pihak pelakasana PT Waskita untuk merubah rambu arah tersebut. Dimana, pengemudi lebih mengenal rambu arah nama daerah atau kota, bukan nama desa/kecamatan di Probolinggo.

“Kami sudah ajukan ke pihak Waskita untuk merubah nama di rambu arah Tol Paspro. Ada beberapa rambu arah yang kami ajukan untuk dirubah,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo, Senin (3/6).

Sukiran menjelaskan, pengajuan perbaikan rambu arah itu, terkendala waktu. Saat ini arus lalu lintas di jalan tol terus meningkat dan ramai. Sehingga, kesulitan untuk menurunkan alat ke jalur tol. Sehingga, pihaknya pun juga memaklumi jika perbaikan dilakukan setelah arus balik selesai.

“Kami imbau bagi pengemudi, saat kebingungan untuk bertanya pada petugas tol, arah mana yang harus diambil. Di semua pintu tol ada petugas berjaga. Sehingga, pengemudi bisa bertanya saat masuk atau keluar pintu tol,” katanya.

Sementara itu, Triman selaku Project Manager Tol Paspro dari PT. Waskita belum dapat dikonfirmasi. Saat dihubungi via telpon tak juga diangkat. (mas/fun)