Usai Libur Lebaran, ASN Dilarang Ambil Cuti Tambahan

PASURUAN – Panjangnya libur bersama Lebaran membuat Pemkab Pasuruan melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya untuk mengajukan cuti tambahan. Ini, lantaran kebijakan cuti sudah sangat memperhatikan kebutuhan ASN.

Larangan itu ditegaskan Agus Sutiadji, sekda Kabupaten Pasuruan. Agus mengatakan, larangan cuti tambahan ini bukan lagi imbauan. Tapi, memang tidak diperbolehkan. “Karena cuti Lebaran tahun 2019 ini kan cukup lama, sehingga tidak boleh ASN mengajukan cuti tambahan,” jelasnya.

Agus mengatakan, bahwa dengan panjangnya libur Lebaran ASN tahun ini, pemkab sudah sangat memperhatikan kepentingan ASN. Sehingga, selama ini kalau ada celah yang bisa dijadikan hari libur, maka dijadikan cuti bersama.

“Sehingga, kalau ada yang butuh pulang kampung yang cukup jauh, bisa dilakukan sebelum Lebaran. Sehingga, saat masuk tidak boleh ada cuti tambahan lagi,” terangnya.

Selama libur Lebaran, lanjut Agus, memang ada dinas-dinas tertentu yang tetap masuk. Seperti Dinas Perhubungan (Dishub), rumah sakit, sampai puskesmas yang memang masih harus bergiliran piket untuk pelayanan ke masyarakat.

Sedangkan untuk hari pertama masuk tanggal 10 Juni 2019, Agus memastikan akan melakukan sidak ke kantor-kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melihat ASN sudah masuk dan kembali melayani masyarakat. Namun, biasanya di hari pertama masuk usai libur Lebaran, juga digelar halalbihalal.

“Jadi hari pertama masuk biasanya halalbihalal dulu di Kantor Pemkab. Tapi, setelah itu ada tim sidak yang akan turun ke kantor-kantor OPD untuk melihat kehadiran ASN setelah libur Lebaran,” pungkasnya. (eka/fun)