Sopirnya Ngantuk, Mini Bus yang Bawa Pemudik Ini Tabrak Bus di Beji

BEJI – Hati-hati bila mengemudi. Bila mengantuk, sebaiknya berhenti dan meluangkan waktu untuk beristirahat. Jangan sampai, kecelakaan sampai terjadi.

Seperti yang akhirnya menimpa Nafiatul Muhawan, warga Desa Purworejo, Kecamatan Seduro, Kabupaten Lumajang. Gara-gara memaksakan berkendara saat mengantuk, kecelakaan pun tak bisa dihindarkan.

Kecelakaan itu menimpa korban, Senin (3/6) pagi. Ketika itu, ia bersama rombongan pemudik, berniat pulang ke Lumajang. Mereka mengendarai minibus nopol N 7015 UZ dari arah Surabaya.

“Ada delapan penumpang beserta sopir yang mengendari minibus itu,” kata Kasatlantas Polres Pasuruan, AKP Eko Iskandar saat didampingi Kanitlantas Polsek Beji, Iptu I Gede Sukaana.

Perjalan mereka semula lancar. Meski mengantuk, kendaraan yang dikemudikan berjalan sesuai keinginan. Hingga sampai di jalan raya Mloko, Desa/Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan sekitar pukul 09.30.

Rasa kantuk yang dialami Nafiatul Munawan benar-benar tak tertahankan. Akibatnya, laju kendaraan lepas dari kendali yang diharapkan. Mobil minibus itu, mendadak masuk jalur berlawanan.

Ironisnya, saat bersamaan ada bus PO Sabar Indah dari arah Pasuruan. Bus yang dikemudikan Hery Priswanto, 50, warga Desa Blok Jurang, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Probolinggo itu, tak kuasa mengindar.

Tabrakan keras itu memang tak sampai merenggut korban jiwa. Namun, imbas kecelakaan itu, sopir minibus harus dilarikan ke RS Masyitoh Bangil karena menderita luka patah pada kaki kanannya. Sementara, penumpang lainnya selamat. Begitupun dengan sopir bus. Tidak ada cidera yang mendera. (one/fun)