Selama Puasa, Kunjungan Wisatawan ke Probolinggo Turun Drastis

DRINGU – Kunjungan wisatawan ke Kabupaten Probolinggo mengalami penurunan selama bulan puasa. Penurunan yang terjadi sekitar 90 persen.

Dari data yang didapat Jawa Pos Radar Bromo dari Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) setempat, tercatat pada Mei ini kunjungan wisatawan hanya sekitar 7.662 orang. Jumlah itu terdiri dari 1.766 wisatawan mancanegara dan 5.896 wisatawan Nusantara.

Jumlah tersebut merosot jauh dibandingkan bulan sebelumnya. Pada bulan April lalu jumlah wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata di Kabupaten Probolinggo mencapai 64.653 wisatawan. Jumlah tersebut terdiri 2.773 wisatawan mancanegara dan 61.880 wisatawan nusantara.

Melihat data tersebut Kasi Destinasi WIsata Disporparbud setempat Musa mengatakan, pihaknya memaklumi penurunan angka wisatawan. Sebab, tidak dipungkiri wisatawan mayoritas adalah wisatawan yang beragama Muslim. Sehingga, pada saat puasa ini mereka tidak berwisata dan memilih untuk fokus ibadah.

Namun, ia menjelaskan,menjelang Lebaran ini geliat wisata sudah mulai naik. Meskipun tidak menunjukan angka kenaikan, menurutnya hal itu disebabkan karena banyak instansi yang sudah mulai Liburan. Sehingga, wisatawan yang non-muslim banyak yang memanfaatkannya untuk berlibur.

“Beberapa hari ini sudah anyak yang berlibur. Terutama yang datang ke bromo. Kan sudah mulai cuti bersama, jadi mulai banyak yang menggunakan waktu tersebut untuk berlibur bersama dengan keluarga,” terangnya.

Saat libur Lebaran, pihaknya berharap akan banyak wisatawan yang berkunjung ke Probolinggo. Apalagi dengan banyaknya pembangunan di destinasi wisata, maka diharapkan mampu untuk mendongkrak kunjungan wisata hingga 60 persen.

“Harapannya seperti itu. Kami telah banyak melakukan pembenahan di destinasi wisata. Baik itu prasarana dan sara kami telah benahi. Sehingga haranpannya akan membuludak hingga 60 persen,” tandasnya. (sid/fun)