Saat Puncak Arus Mudik, Suasana Terminal Bayuangga Seperti Ini

PROBOLINGGO – Puncak arus mudik Lebaran diperkirakan akan berlangsung hari ini (3/6) dan besok (4/6) atau H-2 dan H-1. Namun, sejak H-3 Minggu, keriuhan suasana mudik sudah terasa.

Di Kabupaten Probolinggo misalnya, arus mudik meningkat di exit tol Paspro Probolinggo Timur (Leces). Namun, tidak sampai terjadi antrean di exit tol Leces. Baik di pintu masuk ataupun keluar.

Minggu (2/6), Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Mabes Polri Komjen Condro Kirono meninjau arus mudik. Salah satunya, exit tol Paspro di Probolinggo Timur. Rombongan Kabaharkam meninjau arus mudik menggunakan Helikopter.

“Kami ingin memastikan kondisi arus mudik menjelang Lebaran. Untuk Jawa timur, kami pantau dari Jombang-Surabaya-Sidoarjo sampai Probolinggo yang merupakan ujung tol. Semuanya terpantau lancar. Tidak ada titik kemacetan,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo saat meninjau pos pengaman Leces.

Pria dengan tiga bintang di pundaknya itu mengungkapkan, keberadaan jalan tol sangat membantu arus mudik. Tidak ada lagi titik kemacetan. Di exit tol Paspro di Leces misalnya, terpantau ada peningkatan arus. Namun, tidak sampai timbulkan kemacetan atau antrean panjang.

“Ini bagian dari kesiapan pengaman arus mudik menjelang Lebaran. Laporan dari Kapolsek dan Kapolres di exit Tol Paspro Probolinggo Timur ada peningkatan. Tapi, tidak sampai bikin macet arus,” katanya.

Meski demikian, menurutnya, perlu mengantisipasi kecelakaan akibat kendaraan yang melaju lebih kencang. Sebab, arus lancar biasanya membuat sopir memacu kendaraan lebih kencang.

Sementara itu di Terminal Bayuangga Kota Probolinggo, penumpang bus naik 15 persen. Namun, jumlah bus yang beroperasi masih normal.

Seperti disampaikan Kepala UPT Terminal Budi Harjo. Menurutnya, jumlah bus yang beroperasi di hari biasa, sebanyak 350-400 unit. Pada H-3 sampai H-2 Lebaran, bus yang dioperasikan menurutnya bisa saja ditambah. Namun, tetap harus melihat situasi pemudik.

“Jumlah total bus yang ada saat ini 600 unit. Ditambah berapa, masih harus melihat kondisi pemudik. Jika pemudik membeludak, maka jumlah bus akan ditambah,” terangnya.

Dari pantauan media ini, penumpang di terminal bus memang meningkat. Namun, tidak terlalu banyak.

“Kemarin itu penumpang arah Jember dan Ambulu mulai terlihat kepadatannya. Meski tidak mencolok,” tambah Budi.

Di sisi lain, pemudik yang menggunakan sepeda motor juga belum begitu terlihat. Namun, kendaraan pribadi roda empat mulai memadat.

Budi menegaskan, arus mudik diprediksi mencapai puncak pada Senin dan Selasa atau H-1 dan H-2. Sebab, saat itu PNS dan sejumlah instansi mulai libur.

“Jadi, kami perkirakan puncak mudik terjadi hari Senin dan Selasa,” bebernya. (mas/rpd/fun)