Rekonstruksi Jembatan Petung Diundur Setelah Lebaran

PASURUAN – Rencana perbaikan Jembatan Petung di Kelurahan Bakalan, Kecamatan Bugul Kidul terus dimatangkan. Jembatan yang berlokasi di jalur lingkar selatan (JLS) Kota Pasuruan ini rencananya bakal direkonstruksi seusai Lebaran.

Sejatinya rekonstruksi jembatan Petung bakal dilaksanakan tahun ini sudah siap. Balai Besar sudah menyiapkan anggaran Rp 400 juta untuk perbaikannya. Awalnya, Balai Besar berencana merekonstruksi jembatan di jalur nasional itu sebelum Lebaran. Namun, ternyata perbaikannya harus diundur. Sebab, perbaikannya dengan mengganti material aspal lama menjadi aspal berbahan karet.

“Ya, perbaikannya memang kami undur. Cuma kami pastikan tetap dilaksanakan tahun ini. Rencananya, kami bakal melakukan expansion joint di jembatan ini. yakni, aspal lama diganti dengan aspal berbahan karet supaya lebih awet,” ungkap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional, Rudy Napitupulu.

Rudy menyebut sesuai rencana awal, rekonstruksi jembatan nasional yang terletak di jalur lingkar selatan (JLS) di Kota Pasuruan ini bakal dilakukan dengan sitem long segment. Balai Besar bakal mengganti aspal lama dengan lapisan baru.

Selain itu, pihaknya juga bakal melakukan perbaikan pada pasangan batu, penggantian joint, perbaikan railing jembatan serta pengecatan pada kedua sisi jembatan. Sebab, kondisi aspal jembatan saat ini sudah amblas.

Menurutnya, rehab ini bukannya tanpa alasan. Sebab, jika hanya ditangani dengan rehab rutin, bisa membahayakan pengendara yang melintas. Utamanya, saat malam hari dimana penerangan tidak sebagus saat siang hari.

“Setiap harinya jembatan ini selalu dilewati kendaraan besar dan lalu lintasnya cukup pada. Agar tidak membahayakan pengguna jalan, maka kami bakal merekonstruksinya. Kalau Cuma perbaikan biasa, bisa-bisa cepat rusak,” pungkas Rudy. (riz/fun)