Innalillahi, Tiga Warga Tongas Tewas saat Kuras Sumur

MEREGANG NYAWA: Ketiga jenazah korban tragedi sumur di Sumendi, saat di RSUD Tongas.Ketiganya tewas usai menghirup gas beracun saat masuk ke dalam sumur, Selasa (3/6) siang. Inset: Alat yang digunakan korban untuk menguras sumur. (Foto: Polsek Tongas for Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

TONGAS – Tragedi jelang Lebaran terjadi di Desa Sumendi, Kecamatan Tongas. Tiga orang meregang nyawa lantaran keracunan gas saat masuk dan hendak menguras sumur di Desa Sumendi, Senin (3/6) siang.

TKP: Sumur milik Sapik yang lokasinya berada di Dusun Gupong, Desa Wringinanom, Tongas. (Foto: Istimewa)

Ketiga korban itu diketahui bernama Busar, 60 dan Sapik, 65. Keduanya warga Dusun Gupong, Desa Wringinanom. Satu korban lagi adalah Mustofa, 30, Dusun Sumendi Barat, Desa Sumendi.

”Ketiganya memang tukang kuras sumur dan masih saudara. Tapi tidak tahu hubungan saudara apa,” kata kepala desa (Kades) Wringin Anom, Syafi’i, saat dikonfirmasi.

Kapolsek Tongas AKP Tavib saat dikonfirmasi mengatakan, insiden tiga warga tewas saat menguras sumur tersebut terjadi sekitar pukul 13.00. Saat itu, korban Sapik pemilik sumur, meminta tolong dua korban lainnya untuk menguras sumur. Karena sudah lama sekitar 5 tahun, sumur itu tidak dikuras.

Mereka menguras sumur dengan menggunakan mesin pompa yang di hidupkan di dasar sumur. Karena merasa hasil kurang maksimal akhirnya, akhirnya korban Mustofa turun ke bawah sumur menggunakan tali untuk membersihkan dengan cara manual. Sumur itu memiliki diameter 150 cm itu memiliki kedalaman sekira 20 meter.

”Saat korban Mustofa menguras dengan timba, tidak lama korban lemas atau tak sadarkan diri,” katanya pada radarbromo.jawapos.com. Korban Mustofa, lalu tak sadarkan diri. Saat korban Mustofa tidak sadarkan diri di bawah sumur, akhirnya ada inisiatif dari Sapik untuk turun ke dalam sumur membantu Mustofa.

”Sapik turun ke dalam sumur menggunakan tali juga berniat menolong Mustofa. Ternyata, korban Sapik juga diduga kuat keracunan dan tak sadarkan diri juga,” ujarnya.

Kapolsek menjelaskan, korban terakhir yang tewas asalah Busar. Saat mengetahui dua korban tak sadarkan diri di dalam sumur, Busar memutuskan ikut turun membantu.

Namun Busar tidak berhasil selamatkan kedua korban. Justru Busar sendiri tidak bisa menyelewatkan nyawanya sendiri dan ikut tak sadarkan diri di dalam sumur.

”Waktu menguras sumur itu diketahuui warga atau tetangga sekitar lokasi sumur. Saat diketahui ketiga korban ada di dalam sumur tak sadarkan diri, akhirnya warga ramai-ramai evakuasi korban,” katanya. (mas/fun)