Gara-gara Bakar Sampah, Bengkel dan Warung di Gempol Terbakar

TIGA JAM: Dua unit mobil Damkar milik Pemkab Pasuruan memadamkan api yang membakar bengkel tambal ban dan warung milik Nurhadi dan Asmari, Minggu (2/6). Api baru bisa dipadamkan tiga jam kemudian. (Rizal F. Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

GEMPOL – Warga Dusun Sejo, Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, sedikit terusik Minggu pagi (2/6). Sebabnya, sebuah bengkel tambal ban dan warung di dusun itu terbakar.

BERASAP: Petugas damkar melakukan pembasahan di lokasi kebakaran. (Rizal F. Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Dua bangunan itu milik orang yang berbeda. Bengkel diketahui milik Nurhadi, 45, sedangkan warung milik Asmari, 50. Posisi keduanya berdekatan, sehingga sama-sama terbakar.

Kebakaran itu sendiri terjadi pukul 04.30. Lokasinya tepat di tepi jalan raya bypass, timur bundaran Apollo. Warga setempat yang mengetahui kebakaran itu pun langsung berlarian ke tempat kejadian. Mereka lantas bahu membahu berusaha memadamkan api dengan cara manual.

Namun, upaya warga itu tidak banyak membuahkan hasil. Beruntung, mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Pemkab Pasuruan tiba di lokasi kejadian. Dua unit mobil damkar tiba sekitar 40 menit kemudian.

Kapolsek Gempol Kompol Maryono menjelaskan, awalnya api membakar bengkel tambal ban. Baru kemudian mambakar warung di sebelahnya.

“Bengkel tambal ban terbakar lebih dulu. Kemudian apinya merembet ke sebelah timur dan membakar warung,” ungkap Kapolsek Gempol Kompol Maryono.

Upaya unit damkar pun terbukti berhasil, walaupun agak lama. Sekitar 3 jam kemudian atau pukul 07.30, api berhasil dipadamkan.

“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.30, sekaligus dengan pembasahannya. Tidak ada korban jiwa dan luka-luka dalam kejadian ini,” terangnya.

Kapolsek Kompol Maryono menduga, kebakaran berasal dari sampah yang dibakar di belakang bengkel. Api dari sampah ini kemudian merembet dan membakar bengke..

“Menurut keterangan sejumlah saksi, ada tumpukan sampah yang dibakar di belakang bengkel tambal ban tersebut. Belum diketahui siapa yang membakar sampahnya. Kemudian terjadilah kebakaran ini,” bebernya.

Akibat kejadian ini, diduga korban menderita kerugian materiil sekitar Rp 50 juta. Sebab, dua bangunan berikut isinya ludes terbakar. (zal/fun)