Jika Ingin Maju, UMKM Harus Perhatikan Kemasan Produk

PROBOLINGGO – Dalam sejumlah sidak, masih ditemui sejumlah makanan dan minuman (mamin) yang kemasannya tak sesuai standar. Hal itu pun jadi perhatian Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Probolinggo.

“Kami akan membina pelaku UMKM lagi terkait masalah standar kemasan produk,” ujar drg Ninik Irawibawati, kepala Dinas Kesehatan, Kota Probolinggo saat ditemui Jawa Pos Radar Bromo.

Dari catatan dinkes, saat sidak lalu masih banyak ditemui produk yang kemasannya di bawah standar. Misalnya di label makanan tidak ada tanggal kedaluwarsanya.

“Padahal standar makanan produk UMKM itu, label makanan berada di luar produk mamin. Ini yang perlu disampaikan kepada UMKM,” jelasnya.

Menurut Ninik, penting bagi UMKM untuk mengerti dengan benar standar pengemasan produk. Hal ini berkaitan dengan masalah keamanan pangan.

Produk UMKM saat ini tidak hanya dipasarkan melalui pusat oleh-oleh saja. Namun, tidak sedikit produk UMKM yang telah masuk ke Pasar Swalayan.

Masuknya Produk UMKM ke pasar swalayanan memiliki segmen konsumen yang lebih luas. Mengingat konsumen tidak hanya dari kalangan wisatawan tapi juga pembeli biasa. (put/mie)