Jelang Lebaran, Arus Lalin di Tengah Kota Probolinggo Padat

PROBOLINGGO – Masuk H-4 Lebaran, Sabtu (1/6) arus lalu lintas (lalin) di jalanan Kota Probolinggo terpantau belum alami peningkatan signifikan. Kepadatan arus lalu lintas justru terlihat di tengah kota.

Di sejumlah titik, seperti depan pasar baru, simpang empat pilang padat merayap. Arus lalin dipadati oleh pengendara mobil dan motor pribadi. Bahkan tak jarang pula tampak motor yang membawa barang berlebihan. Termasuk bagian belakang motor ditambahkan kayu untuk mengangkut barang.

M. Mustofa , 32, pemudik asal Situbondo yang ditemui di Ketapang mengaku, ia hendak pulang kampung ke kerabatnya yang ada di Pasuruan Kota. Ia sengaja mudik dengan membawa sejumlah buah tangan.

“Bungkusan itu oleh-oleh dari saudara yang ada di Pasuruan. Kalau tidak dibawa kan kasihan yang ngasih. Makanya, saya bawa pulang saja,” terangnya sambil menunjukkan bungkusan yang ditali di bangku belakang.

Disinggung masalah keselamatan, Pria berhelem full face itu menerangkan, ia merasa lebih aman seperti itu. Mengingat, jika ditaruh di tengah motor, antara setir kemudi dengan jok, malah membahayakan. “Kalau taruh di tengah kan malah mengganggu kemudi? Dan malah bahaya,” imbuhnya.

Padatnya kendaraan juga dirasakan tukang parkir di jalan Panglima Sudirman, tepatnya di depan Pasar Baru. Petugas harus bekerja ekstra untuk mengatur keluar-masuk kendaraan ke areal parkiran.

Sekitar pukul 11.30, arus lalu lintas di sekitar pasar baru padat merayap. Begitu juga di Jl DR Soetomo. Lebih lagi saat itu berbarengan dengan tradisi petolekoran warga Gili Ketapang. Arus lalin kian ruwet karena banyak becak dan betor yang tumplek blek di kawasan setempat. Plus kendaraan yang berhenti untuk menurunkan penumpangnya yang hendak ke sejumlah toko tersebut.

Kasatlantas Polres Probolinggo Kota, AKP Kemaji mengatakan, arus lalu lintas sementara ini memang padat di jalur tengah kota. “Di Pasar Baru dan dr Soetomo tadi (1/6) sempat padat merayap. Sebab, berbarengan dengan petolekoran warga Gili,” katanya.

Disinggung mengenai kepadatan arus mudik lebaran, polisi memprediksi H-1 lebaran. “Untuk kepadatan arus mudik, diprediksi H-1,” imbuh perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu.

Kemaji pun mengimbau agar masyarakat yang hendak mudik agar selalu mengutamakan keselamatan. Jika memang kondisi lelah, maka diimbau untuk beristirahat terlebih dahulu. “Jadi, cek kendaraan, roda, bahan bakar dan sebagainya. Termasuk kondisi tubuh kita. Jangan memaksakan diri yang malah menyebabkan kecelakaan,” paparnya. (rpd/mie)