Ketika Tol Baru Paspro-Mapan yang Masih Gratis Dilewati Pemudik

Di antara sejumlah jalan tol yang terbentang di Probolinggo-Pasuruan, ruas tol Malang-Pandaan (Mapan) dan Pasuruan-Probolinggo masih digratiskan. Kedua ruas ini langsung dimanfaatkan pemudik.

————–

Sejak diresmikan Presiden Jokowi pada 10 April lalu, tol ini langsung digunakan pengendara. Setiap harinya, belasan ribu kendaraan melintas. Volume kendaraan yang melintas di tiga dari empat seksi tersebut, kini mengalami peningkatan signifikan.

MASIH GRATIS: Kendaraan yang melintas di tol Mapan di kawasan Tejowangi, Purwosari. (Dok. Jawa Pos Radar Bromo)

Hal itu terpantau Jawa Pos Radar Bromo, Jumat (31/5), memasuki H-5 hari raya Idul Fitri. Arus lalu lintas yang melintasi di jalan tol sepanjang 31,3 kilometer telah diresmikan itu mulai meningkat. Itu, terlihat dari meningkatnya kendaraan keluar masuk di exit tol Leces.

Kendaraan yang melintas didominasi mobil pribadi atau para pemudik. Meski demikian, diprediksi puncak kepadatan kendaraan yang melewati pintu tol terjadi pada H-2.

Kendaraan yang melintas di exit tol Leces, jauh lebih tinggi dibanding hari-hari sebelumnya. Itu, terlihat di semua pintu tol, ada kendaraan yang keluar masuk. Berbeda dengan hari-hari biasanya, tidak banyak kendaraan yang keluar masuk exit tol Leces.

Meskipun, sudah terlihat adanya peningkatan volume kendaraan di pintu tol Probolingo Timur (Leces). Namun, arus lalu lintas di luar pintu tol Probolinggo Timur yang mengarah ke Lumajang ataupun ke arah Probolinggo (Situbondo) lancar. Tidak ada antrean panjang di traffic light exit tol Leces.

Deiwa Messias selaku kepala shift (Kashift) Pengumpul Tol (Pultol) Leces mengatakan, arus lalu lintas di jalan tol Paspro mulai mengalami peningkatan sejak dua hari terakhir. Dimana, kondisi itu, kendaraan yang keluar masuk exit tol Leces terus meningkat.

”Untuk jumlah kendaraan pada hari ini (31/5) sejak pukul 06.00 hingga 11.00, sudah ada sekitar 3 ribu kendaraan yang melewati tol Gerbang Timur Probolinggo (Leces). Sementara, dalam 1 hari kemarin (Kamis, Red), total kendaraan yang melewati tol Gerbang Timur Probolinggo mencapai 7 ribu kendaraan lebih. Hari biasa dalam sehari sekitar 2.000 unit kendaraan,” katanya pada Jawa Pos Radar Bromo.

Deiwa menjelaskan, dari jumlah kendaraan yang melintas di gerbang tol tersebut, didominasi kendaraan golongan 1, yaitu yakni kendaraan pribadi. Namun juga ada kendaraan dari golongan 2 ke atas masih tercatat ada, tapi jumlahnya cukup sedikit.

”Diperkirakan puncak kepadatan arus di jalan tol ini, pada H-2 hari raya Idul Fitri,” terangnya.

Lonjakan kendaraan hingga ribuan juga terjadi di tol Mapan. Kendaraan yang melintas di jalur ini meningkat hingga 3 ribu per harinya,” terang Humas PT Jasamarga Pandaan-Malang Agus Tri.

Usai diresmikan Jokowi 13 Mei silam, tol Mapan sejatinya sudah cukup banyak dilintasi kendaraan. Dari catatan PT Jasamarga Pandaan-Malang, di hari biasa, tol ini dilintasi hingga 20 ribu kendaraan per hari. “Jadi, ada peningkatan di awal mudik ini,” beber Agus Tri.

Lonjakan kendaraan diprediksi masih akan terus bertambah, seiring kian mendekatnya Lebaran. Dari pantauan hingga Jumat (31/5) sore, paling banyak kendaraan yang melintas terlihat dari jalur Surabaya-Malang.

Baik tol Paspro maupun Mapan, rencananya mulai dikenai tarif usai Lebaran nanti. Sehingga, jalan ini masih gratis saat arus mudik maupun balik. (mas/zal/fun)