Jelang Lebaran, Kiriman Uang TKI di Probolinggo Naik 35 Persen

MAYANGAN – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah, jasa pengiriman logistik melalui Kantor Pos Kota Probolinggo meningkat. Termasuk kiriman uang dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Sejak awal Mei hingga Jumat (31/5), terjadi peningkatan transaksi antara 25 sampai 35 persen.

Menjelang Lebaran pengiriman uang dari luar negeri mengalami peningkatan. Para TKI menggunakan semua channel pengiriman, termasuk lewat PT Pos Indonesia.

Supervisor Pemasaran Kantor Pos Kota Probolinggo Desna Eka Saputra mengatakan, kenaikan transaksi sangat signifikan. Ini, terjadi karena outlet Kantor Pos lebih banyak dan lebih dekat dengan masyarakat. Terlebih Kantor Pos Kota Probolinggo juga melayani wilayah Kabupaten Probolinggo.

Selama ini, Kantor Pos paling banyak menerima kiriman dari Malaysia dan Arab Saudi. Kedua negara itu memang paling banyak memberikan THR kepada para TKI. Terutama untuk keperluan Lebaran dan tahun ajaran baru sekolah. “Untuk Western Union bayar peningkatannya mencapai 15-20 persen dari sebelum Ramadan,” ujar Eka.

Selain jasa pengiriman uang, peningkatan juga terjadi pada jasa pengiriman paket barang. Biasanya, menjelang Lebaran seperti saat ini, jual beli pakaian secara online menjadi pilihan masyarakat untuk menggunakan jasa pelayanan Kantor Pos.

Dari data yang diperoleh Jawa Pos Radar Bromo, selama Mei ada pengiriman barang sebanyak 8.592 koli. Jumlah ini meningkat dibanding pada April lalu yang hanya 6.239 koli. Sedangkan, barang datang selama Mei tercatat 8.306 koli, jauh lebih bnayak dibanding pada April yang hanya 5.638 koli.

Eka mengatakan, meningkatnya penerimaan atau pengiriman paket dari jual beli online itu, diduga faktor harga pakaian online yang lebih murah. “Mode atau pakaian yang dijual itu tidak dijual di toko. Jadi, belinya secara online. Jika dikalkulasi harganya juga masih lebih murah di online,” ujarnya. (rpd/rud)