Ditinggal Bukber, Samsung J7 yang Tertinggal di Dasbor Motor Amblas

BANGIL – Jangan sembarangan menaruh handphone. Bila tidak, bisa diembat orang. Seperti yang menimpa Andi Rahmansyah, dokter asal Kedungringin, Kecamatan Beji. Ia kehilangan handphone Samsung J7 milik istrinya yang ditaruh di dasbor motornya.

Kejadian itu menimpa korban Senin (27/5). Namun, korban baru melapor ke Mapolres Pasuruan, Jumat (31/5). Menurut Andi –sapaannya-, handphone itu hilang saat ia hendak buka bersama (bukber).

Saat itu, ia bukber bersama rekan-rekannya di Rumah Makan Teko, Desa Gajahbendo, Kecamatan Beji. Korban datang dengan mengendarai motor Vario. Korban pun menaruh handphone di dasbor motor.

Sampai di parkiran, korban lupa membawa handphone tersebut. “Itu handphone istri saya. Saat itu ditaruh di dasbor motor,” sampainya.

Hingga acara bukber selesai, ia baru teringat dengan handphone tersebut. Korban pun segera beranjak ke parkiran. Saat itulah, ia tak lagi menemukan handphone istrinya di dasbor. “Sempat mencari, tapi tidak ketemu,” imbuhnya.

Ia mengaku, tak langsung melapor ke polisi karena sempat berusaha mencari sendiri. Namun, lantaran tak kunjung ketemu, korban pun melapor ke polisi.

“Tadi laporan ke Mapolres. Tapi, pihak polisi minta saya untuk kembali dan menunjukkan dus book HP,” terangnya.

Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Dewa Putu Prima menyampaikan, belum menerima laporan atas kejadian tersebut. “Kalau ada laporan, pasti saya terima. Tapi sampai saat ini belum masuk ke saya,” jelasnya. (one/hn)