10 Perusahaan di Kab Probolinggo Belum Laporan soal THR

WONOASIH – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Probolinggo terus memantau realisasi pembayaran tunjangan hari raya (THR) dari perusahaan terhadap karyawannya. Sampai Jumat (31/5), dari 51 perusahaan di Kabupaten Probolinggo, masih ada 10 perusahaan yang belum melaporkan secara resmi.

Selain itu, 41 perusahaan melaporkan telah memberikan THR kepada karyawannya sebelum H-7 Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah. Namun, 10 perusahaan yang belum membayarkan THR itu terus aktif berkomunikasi dengan Disnaker. Bahkan, mereka mengaku sudah memberikan THR-nya.

Kepala Disnaker Kabupaten Probolinggo Hudan Syarifuddin mengatakan, pihaknya terus memonitor pembayaran THR di Kabupaten Probolinggo. Sejauh ini, ada sekitar 51 perusahaan yang berkewajiban membayarkan THR kepada karyawannya. “Kami sudah surati semua perusahaan di Kabupaten Probolinggo untuk membayarkan THR pada karyawannya. Karena itu menjadi hak karyawan dan diatur dalam undang-undang,” ujarnya.

Hudan mengatakan, beberapa hari lalu pihaknya sudah melakukan inspeksi mendadak (sidak) sebagai langkah monitoring. Ada 7 perusahaan yang didatangi langsung. Mereka menyatakan siap dan sanggup membayar THR. Perusahaan yang lain telah berkomunikasi dan menyatakan siap membayar THR. “Kami turun lakukan sidak ke perusahaan. Hasilnya mereka sudah siapkan THR bagi karyawannya,” ujar Hudan.

Hudan mengatakan, sampai Jumat, ada 41 perusahaan yang melaporkan telah membayarkan THR. Sedangkan, 10 perusahaan belum melaporkan secara resmi. Tapi, mereka mengaku telah mencairkan THR-nya. “Kami pastikan semua perusahaan sudah membayarkan THR pada karyawan. Terbukti sampai sekarang tidak ada aduan dari karyawan soal pembayaran THR,” ujarnya. (mas/rud)