Kompak Edarkan Pil, Dua Sekawan asal Desa Sentong Diamankan Polisi

PAJARAKAN – Agus Solehudin, 34, warga Desa Sentong dan Ari Wibowo, 28, Diamankan pihak kepolisian. Ini lantaran kedua warga Desa/Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, menjadi pengedar pil sediaan farmasi tanpa izin.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, penangkapan terhadap kedua pelaku dilakukan Selasa (28/5) lalu. Keduanya diamankan di dua tempat berbeda.

Iptu Sujilan, Kasat Narkoba Polres Probolinggo mengatakan, penangkan tersebut dilakukan berdasarkan informasi masyarakat. Setelah dinyatajan kebenarannya petugas langsung melakukan penangkapan.

“Kami tidak langsung menelan informasi itu. Kami buktikan terlebih duludengan menyelidiki,” ujarnya pria yang pernah bertugas di Jember itu.

Untuk Agus diamankan di pinggir jalan di desanya sendiri. Sedangkan Ari diamankan di Dalam sebuah koperasi di Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan.

“Setelah kami amankan keduanya kami bawa ke polres,” katanya.

Selain berhasil mengamankan kedua pelaku, pihak kepolisian juga mengamankan barang bukti. Dari Agus Pil warna putih jenis trihexipenidyl sebanyak 420 butir pil warna putih dengan rincian; 4 plastic klip (@100 butir), 5 poket (@4 butir) dengan jumlah keseluruhan 20 butir pil, uang tunai sebesar Rp. 170.000, 1 bungkus bekas rokok warna merah hitam, 1 dompet warna coklat; 1 tas selempang warna coklat, 1 buah smartphone.

Sementara dari tersangka Ari, pihak kepolisian hanya berhasil mengamankan Uang tunai sebesar Rp. 115.000,-, 1 buah dompet warna coklat dan juga 1 buah ponsel warna hitam-biru.

“Keduanya dikenakan dengan sengaja menyimpan dan mengedarkan sediaan farmasi / obat obatan yang tidak memenuhi standar atau persyaratan keamanan, khasiat atau mutu serta tidak memiliki izin edar berupa pil warna putih jenis trihexypenidyl Sebagaimana dimaksud dlm Pasal 197 sub 196 UU RI No. 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan,” tandasnya. (sid/fun)