Di Stasiun Probolinggo, Tiket KA H-6 hingga H+5 Lebaran Sudah Ludes

MAYANGAN – Transportasi kereta api (KA) banyak dipilih para pemudik. Bahkan, banyak pemudik yang memesan tiket KA jauh-jauh hari sebelum berangkat. Di Stasiun Probolinggo, untuk tiket KA kelas ekonomi sejak H-6 hingga H+5 Lebaran 1440 Hijriah, sudah habis.

PENUMPANG MELONJAK: Salah satu KA saat melintas di Stasiun Probolinggo, Kamis (30/5). (Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)

Tempat duduk KA ekonomi untuk 11 hari itu sudah penuh. Terutama, KA dengan tujuan Surabaya, Jogjakarta, dan Purwokerto. Kepala Stasiun Probolinggo Andhika Bagus P mengatakan, dengan penuhnya tempat duduk itu, khususnya di wilayah Probolinggo, tidak akan ada tambahan tiket ataupun gerbong.

“Terkait tiket tidak ada tambahan. Tiketnya masih ada, namun untuk tempat duduknya untuk kelas ekonomi sudah penuh. Namun, untuk kelas bisnis dan eksekutif masih ada,” ujarnya.

Andhika mengaku, tidak menyediakan tiket untuk berdiri. Apalagi, dengan tujuan jauh. Sehingga, pemudik bisa mencari alternatif lain. “Entah menggunakan bus ataupun yang lain,” ujarnya.

Kamis (30/5), jumlah penumpang juga mulai meningkat. Penumpang yang naik dari Stasiun Probolinggo, biasanya hanya 150 sampai 200, kini bisa mencapai 250 hingga 300 penumpang. “Namun, tiket untuk kelas bisnis dan eksekutif, seperti Ranggajati, masih ada,” ujarnya.

Di sisi lain, tahun ini PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daops) 9 Jember bekerja sama dengan Pemprov Jawa Timur menyediakan 4.240 tiket mudik gratis. Ini, bertujuan membantu masyarakat yang ingin menggunakan moda transportasi KA dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah.

Manajer Humas PT KAI Daops 9 Jember Lukman Arif mengatakan, angkutan KA gratis ini, di wilayah Daops 9 Jember terdiri atas KA Probowangi relasi Banyuwangi-Surabaya Gubeng dan KA Tawangalun relasi Banyuwangi-Malang untuk perjalanan selama 4 hari pada 7 Juni hingga 10 Juni.

Sebanyak 4.240 tiket gratis itu terdiri atas 2.120 tiket KA Probowangi dan 2.120 tiket KA Tawangalun. Menurutnya, jumlah tiket gratis ini jauh lebih banyak dibanding tahun kemarin yang hanya 3.000 tiket.

“Untuk mendapatkan tiket gratis menggunakan kereta api, masyarakat bisa memesan di stasiun dalam jaringan terdekat dengan memenuhi sejumlah persyaratan yang sudah ditentukan,” ujar Lukman Arif.

Pemesanan tiket KA gratis ini bisa dilakukan sejak awal April 2019. Pemesanan wajib menyertakan foto kopi kartu tanda penduduk (KTP) atau kartu keluarga (KK) atau kartu tanda mahasiswa (KTM) dan kartu pelajar. Kemudian, mengisi formulir pemesanan yang telah disediakan. “Satu pemesan maksimal empat tiket dan tidak bisa dibatalkan atau ditunda atau dialihkan kepada orang lain,” jelas Lukman Arif. (rpd/rud)