Waspada Potensi Bencana Kebakaran selama Musim Kemarau

PASURUAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan meminta masyarakat mulai mewaspadai bencana kebakaran. Mengingat saat ini sudah memasuki musim kemarau. Selama musim kemarau ke depan, potensi bencana itu diperkirakan cukup tinggi.

Berdasarkan data BMKG, awal musim kemarau tahun ini berlangsung sejak bulan April lalu. Musim kemarau diperkirakan memasuki puncaknya pada Desember.

Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Pasuruan Wasono Catur Aldoko menjelaskan, insiden kebakaran yang terjadi selama ini diakibatkan berbagai faktor. Bisa karena faktor kelalaian maupun faktor alam.

“Namun, kebanyakan dipicu human error. Makanya, kami minta agar masyarakat lebih memperhatikan kondisi lingkungan,” katanya.

Mengacu pada data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, insiden kebakaran yang terjadi di Kota Pasuruan selama dua tahun terakhir meningkat. Pada 2018, sebanyak 33 kebakaran. Angka itu lebih banyak jika dibandingkan pada tahun 2017. Saat itu, kebakaran terjadi 22 kali.

Sedangkan sejak Januari hingga kini, kebakaran yang terjadi di Kota Pasuruan sebanyak tiga kali. Selama ini, kebakaran kerap terjadi di berbagai tempat. Seperti rumah warga, tempat usaha, hingga lahan kosong.

Catur pun meminta masyarakat memperhatikan hal-hal yang bisa memicu terjadinya kebakaran selama musim kemarau ke depan. “Rutin memeriksa aliran listrik agar tak terjadi korsleting maupun mencegah tumpukan barang yang mudah terbakar. Tumpukan sampah kering misalnya. Baik itu di rumah maupun di tempat usaha,” tambah Catur. (tom/fun)