Tunggu Pembeli, Tiga Sekawan asal Porong Diringkus di Pasuruan

BANGIL – Tiga sekawan asal Porong, Kabupaten Sidoarjo, ini memang kompak. Sayangnya, kekompakan itu harus mengantar mereka ke balik jeruji penjara.

Mereka kedapatan membawa sabu-sabu. Anggota Satreskoba Polres Pasuruan pun menangkap mereka, Minggu (26/5), pukul 22.00. Imbasnya, ketiganya pun harus berlebaran di penjara tahun ini.

Tiga tersangka yang diringkus itu sama-sama warga Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo. Yaitu, Muhammad Ma’ruf Ridwan, 20, warga Desa Simo: Mamad Mustofa, 25, warga Desa Porong; dan Miftachul Rozak, 28, warga Desa Kebonagung.

Kasatreskoba Polres Pasuruan AKP Nanang Sugiyono menyampaikan, ketiga tersangka ditangkap di sebuah kafe yang ada di Taman Dayu, Kelurahan Karangjati, Kecamatan Pandaan.

Saat itu mereka tengah menunggu pemesan yang tak lain petugas yang tengah menyamar.

Ketiganya tak menaruh curiga bahwa pemesan barang itu adalah polisi. Hingga akhirnya petugas datang dan menangkap mereka. “Saat ditangkap, ketiganya tak berkutik. Kami juga langsung menggeledah mereka,” jelas Nanang –sapaannya-.

Dari penggeledahan ditemukan sejumlah barang bukti yang langsung diamankan petugas. Yaitu, sabu-sabu seberat 0,22 gram dari Muhammad Ma’ruf. Sementara dari tangan Mamad Mustofa, ditemukan sabu-sabu seberat 2,44 gram dan pipet kaca yang di dalamnya masih ada sabu-sabu seberat 1,24 gram. Sedangkan dari tangan Miftachul Rozak, ada 4,46 gram sabu-sabu yang disita.

Atas temuan itulah, ketiganya digiring ke Mapolres Pasuruan untuk dimintai keterangannya. “Ketiganya sudah beberapa bulan terakhir mengenal sabu-sabu,” tambah Nanang.

Karena perbuatannya itu, ketiganya disangka melanggar pasal 114 jo pasal 112 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancamannya, hukuman 10 tahun penjara. (one/hn)