Sudah Dua Tahun Air Mancur di Pagak-Beji Tak Berfungsi

BEJI – Pembangunan pancuran air di Pagak, Kecamatan Beji, seolah sia-sia. Karena keberadaannya, saat ini tak berfungsi.

Ya, sudah lama air mancur di Beji itu mati. Namun, hingga kini tak kunjung mendapatkan perhatian pemerintah daerah.

Hal ini pun menjadi sorotan warga sekitar. Salah satunya, Rohim, 50, warga Pagak, Kecamatan Beji. Ia menuturkan, sudah lebih dari dua tahun air mancur di perbatasan Bangil dengan Beji itu mati.

Namun, selama itu pula tidak ada pembenahan. “Kondisinya dibiarkan saja hingga sekarang,” sampainya.

Padahal, air mancur tersebut dibangun untuk menambah estetika perbatasan Bangil dan Beji. Supaya, perbatasan kecamatan itu lebih indah. “Tapi, kenyataannya tidak demikian. Pancurannya dibiarkan tanpa perhatian,” urainya.

Indra Hernandi, plt Kepala DLH Kabupaten Pasuruan menjelaskan, air mancur di Pagak, Kecamatan Beji itu memang tak berfungsi. Kondisinya mati lantaran masalah kelistrikan.

Ia menambahkan, bakal melakukan perbaikan di tahun ini. Anggarannya melalui dana pemeliharaan taman. “Kami upayakan kelistrikannya dibenahi tahun ini. Supaya, bisa menyala kembali,” pungkasnya. (one/fun)