Saat Kelulusan SMP, Dispendik Larang Siswa Gelar Konvoi

BANGIL – Pengumuman kelulusan SMP sederajat bakal dilakukan hari ini (29/5). Untuk teknis pengumuman, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Pasuruan menyerahkan kepada sekolah. Namun, melarang keras konvoi, termasuk corat-coret seragam.

Hal tersebut diungkapkan Hasbullah, kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dispendik Kabupaten Pasuruan. Hasbullah mengatakan, serentak hari ini pengumuman kelulusan di tingkat SMP sederajat bakal diumumkan oleh sekolah masing-masing.

“Besok (29/5) pengumuman serentak. Untuk teknis pengumumannya kami serahkan kepada sekolah masing-masing,” terangnya.

Dijelaskannya, penentu kelulusan SMP adalah sekolah. Tidak hanya berpatok pada hasil ujian nasional, namun juga nilai rapor, nilai ujian sekolah, termasuk siswa harus mengikuti rangkaian ujian dan perilaku selama belajar di SMP. Setelah diakumulasi, sekolah yang menentukan siswa akan lulus atau tidak.

“Dari laporan untuk SMP lulus 100 persen, namun pengumuman akan dilakukan sekolah besok (29/5),” terangnya. Dispendik juga sudah memberikan pengumuman kepada sekolah agar melarang siswa melakukan konvoi, termasuk corat-coret seragam. Sehingga, diupayakan teknis pengumuman agar siswa tidak berkumpul.

Akhmad Ponali, kepala SMPN 1 Bangil menghimbau siswanya tetap di rumah selama pengumuman kelulusan. “Jadi, siswa menunggu di rumah, baru kalau ada guru yang datang ke rumah siswa nanti akan dinyatakan tidak lulus,” terangnya.

Teknis ini dilakukan agar siswa tidak keluar rumah atau berkumpul di sekolah maupun di luar sekolah. Sehingga, konvoi pelajar atau aksi corat-coret tidak terjadi. Selain siswa menunggu di rumah, sekolah juga akan memantau di sekitar Bangil.

Sedangkan di SMPN 2 Gondangwetan, Kepala SMPN 2 Gondangwetan Isnaini mengundang wali murid untuk pengumuman kelulusan hari ini. “Selain pengumuman kelulusan juga penyerahan kepada wali murid,” terangnya.

Sekolah juga sudah menginformasikan melalui wali kelas ke murid agar melarang konvoi dan corat-coret seragam. “Selain kami akan patroli, juga seragam ini kan nanti tetap dipakai saat MOS di SMA,” terangnya.

Sekolah juga berkoordinasi dengan polsek setempat untuk memantau siswa yang berkonvoi dan corat-coret. Namun, harapannya hari ini tidak terjadi hal seperti itu. (eka/fun)