Lima Bulan, Baru 1 Kecamatan di Kab Probolinggo Lunasi PBB

SUMBER – Tahun ini, Pemkab Probolinggo menarget dapat memperoleh retribusi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sekitar Rp 16 miliar. Namun, sampai akhir Mei, baru tercapai sekitar Rp 1,5 miliar atau 13 persen.

Badan Keuangan Daerah Kabupaten Probolinggo terus mendorong pemerintah desa untuk segera melunasi retribusi PBB-nya. Hasilnya, hingga akhir April, dari 325 desa, ada 29 desa yang sudah luas 100 persen. Di antaranya, 9 desa di Kecamatan Sumber. Artinya, dari 24 kecamatan, baru Kecamatan Sumber yang lunas 100 persen. Dari 29 desa itu, diperoleh retribusi sekitar Rp 824 juta.

Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Probolinggo Santiyono mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi desa-desa yang sigap dan cepat menarik retribusi PBB. Sehingga, sudah ada 29 desa yang lunas 100 persen. “Kecamatan Sumber sudah lunas 100 persen retribusi PBB. Masyarakat wilayah Kecamatan Sumber sangat tertib dan taat pajak,” katanya.

Santiyono mengatakan, waktu sekitar dua bulan penarikan retribusi PBB sudah capai 13 persen. Pihaknya optimistis target retribusi PBB sekitar Rp 16 miliar akan terealisasi. Alasannya, masih ada waktu cukup panjang bagi desa untuk melunasi PBB-nya. “Kami tidak hanya dorong untuk segera lunasi 100 persen. Ada reward yang kami siapkan bagi desa dan kecamatan yang cepat lunas PBB 100 persen,” ujarnya.

Camat Sumber Saniwar mengaku, pihaknya sering melakukan pendekatan terhadap pemerintah desa untuk segera menuntaskan penarikan retribusi PBB. Dengan alasan, PBB merupakan kewajiban masyarakat dan hasilnya akan kembali ke masyarakat melalui pembangunan.

“Kepala desa dan perangkat desa sangat berperan dalam woro-woro ke masyarakat untuk segera melunasi PBB-nya. Masyarakat Sumber sendiri budaya terhadap taat bayar pajak sangat tinggi,” ujarnya. (mas/rud)