Rest Area di Puspo Dilelang Juni, Sebulan Kemudian Bisa Digarap

PUSPO – Rencana pemerintah untuk mendukung pariwisata di sekitar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) juga bakal dilakukan di Kabupaten Pasuruan. Salah satunya adalah pembangunan rest area di Puspo. Sedikitnya anggaran Rp 2 Miliar sudah disiapkan dan ditargetkan tahap lelang pada Juni mendatang.

Agung Maryono, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Pasuruan melalui Budi Shoreanto, Kabid Industri Pariwisata mengatakan, pembangunan Rest Area di Puspo adalah salah satu bentuk dari pembangunan pendukung wisata di 10 destinasi unggulan. Terutama di sekitar wisata gunung Bromo.

“Sedangkan di Kabupaten Pasuruan yang dekat dengan Bromo adalah dengan pembangunan rest area. Rest area ini nantinya bisa menjadi tempat transit bagi wisatawan yang menuju dan dari Bromo,” terangnya.

Budi mengatakan bahwa untuk lokasi rest area ini akan dibangun di Desa Puspo, Kecamatan Puspo. Untuk luas lahan sendiri sebesar kurang lebih setengah hektare dan merupakan lahan milik Desa Puspo yang disediakan untuk pembangunan rest area dan Tourism Informasion.

Untuk rest area, nantinya akan dibangun kantor informasi, tempat parkir, toilet termasuk tempat ibadah dan kafe termasuk toko souvenir. Dikatakan lokasi Desa Puspo sendiri bisa menjadi parkir bus besar yang tidak bisa naik ke Tosari.

Setelah perencanaan, targetnya lelang sudah mulai dilakukan pada bulan Juli mendatang. “Kalau lelang lancar, targetnya Juli sudah ada pengerjaan. Dan perkiraan untuk pengerjaan bisa selesai pada Desember mendatang. Sehingga awal tahun 2020 sudah bisa dimanfaatkan sebagai tempat transit wisatawan,” tutupnya. (eka/fun)