Gudang Mebeler di Susukanrejo Terbakar, Empat Unit Mobil Damkar Dikerahkan

POHJENTREK – Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Pasuruan. Setelah Kamis (23/50 malam silam dua buah rumah di Desa Gejugjati, Lekok terbakar, Sabtu (25/5) malam giliran sebuah gudang mebeler di Desa Susukanrejo, Kecamatan Pohjentrek, yang dilalap si jago merah.

Peristiwa kebakaran gudang yang diketahui milik Jamil, 58, warga sekitar, cukup besar. Bahkan api sampai terlihat dari Jalan Sidogiri menuju Kraton. Sedikitnya empat unit pemadam kebakaran (Damkar) dikerahkan.

Informasi yang diperoleh radarbromo.jawapos.com di lokasi kejadian, kebakaran terjadi usai masyarakat melakukan salat tarawih. Menurut Husen, warga sekitar, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 20.30.

“Saat saya melintas, kebakaran sudah terjadi. Ternyata gudang di bagian belakang. Saya lalu menuju lokasi, dan disana sudah ada pemilik (Jamil)dan warga sekitar yang berusaha memadamkan api,” beber Husen.

Dari pantauan media ini, api yang membakar memang cukup besar. Sebab gudang dari tembok dengan atap seng yang terbakar, ukurannya lebar yakni 30×20 meter. “Saat saya temui pemilik (Jamil, Red), katanya akibat korsleting listrik,” terang Husen.

Empat unit damobil Damkar serta petugas yang turun, harus bersusah payah untuk memadamkan api. Sebab lokasi gudang ada belakang. Petugas bahkan harus memanjat dan menjebol tembok tinggi di sebelah gudang, untuk menyiram air.

HARUS MEMANJAT: Petugas Damkar memanjat tembok tinggi di sebelag gudang mebeler di Susukanrejo, Pohjentrek, yang terbakar Sabtu (25/5) malam. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Menurut warga sekitar, gudang milik Jamil tersebut, sudah dua kali kebakaran. Pertama tahun 2008 lalu. Saat itu kebakaran malah lebih besar dari yang sekarang. “Dahulu rumah dan gudangnya. Sekarang gudangnya saja. Gudang ini digunakan untuk tempat menampung produk mebeler. Kebetulan pemiliknya juga penyuplai mebeler,” beber warga sekitar.

Insiden itu juga memantik petugas kepolisian datang. Polisi bahkan ikut membantu pemadaman.

Kapolsek, AKP Teguh Pujo menyebutkan, pihaknya belum bisa memastikan apa penyebab kebakaran. “Masih dalam penyidikan dan kerugian belum bisa dirinci,” beber Teguh saat ditemui di lokasi kejadian. (ube/fun)