Rekaman CCTV Ikut Diambil, Pembobol Toko Milik Agen BRILink Diduga Profesional

TIRIS – Toko dan konter milik Abdullah, 34, yang berada di kawasan Pasar Tiris, dibobol pencuri. Korban yang diketahui agen BRILink tersebut, mengalami kerugian ratusan juta rupiah. Para pelaku pun diduga profesional saat beraksi. Sebab, dengan melubangi tembok toko yang ukurannya cukup kecil.

Tidak hanya itu, para pelaku juga menggondol reserve CCTV yang ada di dalam toko. Dengan begitu, sulit untuk melacak para pelaku karena rekaman tersebut berada di reserve CCTV.

Abdullah, pemilik toko juga tidak menyangka, tempat usahanya bakal diacak-acak maling. Warga Desa Ranuagung, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo mengalami kerugian materil sekitar Rp 170 juta (uang Rp 150 juta dan barang elektronik serta rokok).

Kepada radarbromo.co.id Abdulah mengaku, toko dan konter bernama “Sahabat Cell” di miliknya yang ada di kawasan Pasar Tiris, memang menjadi tempat usahanya. Dia biasa berjualan sampai malam hari. Termasuk Senin (20/5) mala silam, sebelum dia pulang.

“Malam itu memang tidak wajar. Saya malam itu ngantuk banget dan di rumah langsung tidur. Jarak toko dengan rumah saya jauh sekitar 3 kilometer,” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Tiris AKP Soeparyono mengaku mengetahui kejadian itu. Itu, berdasarkan laporan korban. Mendapati laporan tersebut, pihaknya langsung menuju TKP dan langsung melakukan Olah TKP.

“Salah satu barang bukti yang ditinggalkan oleh pelaku, hanya boks laptop merk Asus. Kemungkinan pelaku melancarkan aksinya dini hari. Tepat saat toko dalam kondisi kosong,” jatanya.

Pihak kepolisian menduga pelaku tidak sendiri dalam melakukan aksinya. Menurutnya, pelaku pencurian di dalam toko itu lebih dari satu orang. “Masih akan mendalami motif pencurian itu dan mengumpulkan informasi,” ujarnya.

Kapolsek menambahkan, meski di toko tersebut terpasang CCTV yang aktif selama 24 jam. Pihak tetap tidak bisa mendapatkan rekaman dari aksi pelaku. Sebab, reserve dari CCTV tersebut juga dibawa kabur oleh pelaku. “Jadi kami terus melakukan penyelidikan,” tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kesialan dialami Abdullah, 34. Warga Desa Ranuagung, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo harus rela kehilangan uang sekitar Rp 150 juta. Itu, terjadi setelah toko dan konter bernama “Sahabat Cell” di miliknya yang ada di kawasan Pasar Tiris, disatroni pencuri. (sid/fun)