Proyek Rekonstruksi Jalur Pantura Gending Tersisa 800 Kubik

BELUM RAMPUNG: Salah satu titik proyek pelebaran jalan di Jalur Pantura, Kecamatan Gending, yang belum rampung ditinggikan. Proyek ini diperkirakan rampung dalam tiga hari lagi. (Arif Mashudi/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

GENDING – Proyek rekonstruksi Jalur Pantura sepanjang 7 kilometer di Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, terus dikebut. Pejabat pembuat komitmen (PPK) optimistis pengerjaan proyek ini rampung sesuai target, H-10 Lebaran.

Sejauh ini, proyek pelebaran jalan ini tersisa sekitar 800 kubik. Sisa pekerjaan itu diperkirakan rampung dalam 3 hari lagi. Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, pelebaran dan peninggian Jalan Raya Gending belum tuntas. Kini, tersisa sebagian di sisi selatan yang belum ditinggikan.

PPK Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) wilayah Probolinggo-Situbondo Andhika Tommy Ardiansyah mengatakan, rekonstruksi jalan, khususnya Jalan Raya Gending dengan penanganan rigid pavement atau beton terus dikerjakan. Sesuai rencana, ditarget H-10 aktivitas proyek diliburkan agar tidak mengganggu arus mudik Hari Raya Idul Fitri. “Sesuai rencana, H-10 pengerjaan diliburkan,” katanya.

Tommy mengatakan, agar pengerjaannya cepat rampung, pihaknya melembur dan menambah jumlah pekerja. Sejauh ini, proyeknya sudah sesuai rencana. Ditargetkan, pada H-10 Lebaran, tidak ada jalan yang tinggi sebelah. Artinya, badan jalan nasional ini harus sudah selebar 11 meter.

“Sekarang sisa pengerjaan sekitar 800 kubik badan jalan yang perlu ditinggikan. Dalam artian, dua tiga hari lagi sudah selesai,” ujarnya.

Mulai awal bulan ini, kata Tommy, pihaknya menambah pekerja menjadi lipat dua. Sebelumnya, pekerja hanya dua tim dan setiap tim ada 15 orang. Kini, pihaknya tambah dua tim. Sehingga, ada 4 tim atau 60 orang pekerja. “Ada titik-titik jalan memang yang belum disentuh atau ditinggikan sama sekali. Terpenting, kondisi itu badan jalan tidak tinggi separo,” ujarnya. (mas/rud)