Kurangi Pengangguran, Normalisasi Drainase dengan Program Padat Karya di Empat Kelurahan

SERAP TENAGA KERJA: Sejumlah warga mengerjakan normalisasi di sungai yang ada di Sekargadung. Normalisasi itu merupakan program padat karya. (Disnaker Kota Pasuruan for Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

PURWOREJO – Pemkot Pasuruan terus berupaya mengurangi angka pengangguran di Kota Pasuruan. Salah satunya melalui program padat karya yang digelar di empat kelurahan, tahun ini.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pasuruan Mahbub Effendi mengungkapkan, program padat karya ini berupa normalisasi saluran drainase. Proyek ini dilaksanakan di empat kelurahan yaitu Kelurahan Blandongan, Bakalan, Tembokrejo, dan Sekargadung.

Total anggaran yang dialokasikan untuk program ini sebesar Rp 572 juta. Anggaran ini disiapkan untuk honor bagi pekerja. Ada sekitar 66 pekerja di setiap kelurahan. Masing-masing pekerja menerima honor Rp 50 ribu setiap harinya.

“Mereka bekerja selama enam hari, Jumat libur. Jam kerjanya mulai pukul 07.00 sampai pukul 11.00,” ungkapnya.

Dijelaskan Mahbub, program padat karya ini dilaksanakan sejak 30 April dan ditargetkan rampung pada 30 Mei. Diharapkan, padat karya ini bisa membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Menurutnya, program padat karya ini tidak berbeda dengan sebelumnya. Sasarannya untuk menyerap tenaga kerja yang tidak memiliki pekerjaan tetap. Tenaga kerja yang digunakan untuk padat karya adalah masyarakat setempat.

“Lokasi padat karya melihat banyaknya pengangguran di tempat tersebut. Pengangguran ini bukan berarti tidak bekerja. Ada pula yang berpenghasilan tidak menentu,” jelas Mahbub. (riz/fun)