Cangkrukan di Kedai Kopi, Pengedar Pil Koplo asal Gempol Diamankan

MENUNDUK: Fadilah (kiri) saat diperiksa penyidik Polsek Gempol. Dia dibekuk lantaran mengedarkan pil koplo untuk mendapatkan penghasilan tambahan. (Rizal F. Syatori/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

GEMPOL – Dua bulan jadi pengedar pil koplo, akhirnya Fadilah, 21, diamankan. Karyawan sebuah pabrik itu diamankan petugas Buser Polsek Gempol, Senin (20/5).

Saat itu pelaku sedang cangkrukan di sebuah kedai kopi di kompleks ruko Gempol 9, Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Petugas yang sudah mengintainya, lantas menangkap pelaku sekitar pukul 21.20.

Setelah digeledah, pelaku kedapatan membawa 30 butir pil koplo berlogo Y. Barang itu didapat pelaku dari temannya, PG, asal Nganjuk. Malam itu juga, pelaku beserta barang buktinya diamankan ke Polsek Gempol.

“Pelaku adalah pengedar pil koplo. Dia tertangkap tangan membawa pil koplo berlogo Y sebanyak 30 butir saat sedang cangkruk di kedai kopi,” beber Kapolsek Gempol Kompol Maryono.

Barang bukti lain juga diamankan petugas dari pelaku. Yaitu, satu buah HP, uang tunai Rp 50 ribu, dan satu unit motor Honda CBR warna hitam nopol N 6271 TCH.

Korban sendiri beralasan ingin menambah penghasilan. Sehingga, nekat mengedarkan pil koplo. Barang itu didapat pelaku dari PG, teman kerjanya di pabrik. Namun, kini sudah keluar.

“Pelaku mengakui perbuatannya. Sudah dua bulan dia mengedarkan pil koplo. Pelaku dijerat pasal 197 subs 196 UU RI 36/2009,” terangnya. (zal/fun)