Ada Aplikasi Lapor Minta Kawin Pak di Pelayanan Peternakan Probolinggo

MENANG: Kepala Bidang Pembibitan di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Probolinggo Amir Syarifuddin (dua dari kiri) sebagai pencetus ide pembuatan aplikasi Lapor Minta Kawin Pak. (Jamaludin/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

Selama ini pelayanan peternakan di Kabupaten Probolinggo dilakukan secara manual. Namun, tahun ini bisa dilakukan secara online. Yaitu, dengan aplikasi berbasis android bernama Lapor Minta Kawin Pak.

MUKHAMAD ROSYIDI, Kraksaan

Aplikasi ini bernama Lapor Minta Kawin Pak. Aplikasi ini diklaim dapat mempermudah masyarakat untuk melaporkan ternaknya yang kebelet kawin. Terobosan ini pun berhasil memenangkan Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Probolinggo 2019 Kategori Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (TIK)

Adalah Amir Syarifuddin, pencetus ide pembuatan aplikasi ini. Seorang kepala Bidang Pembibitan di Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Probolinggo. Ia mengaku, ide ini muncul setelah evaluasi kedinasannya dan dikomplain masyarakat. Banyak peternak mengaku kesulitan terkait laporan ternaknya.

“Karena sekarang kan zamannya teknologi. Akhirnya, kami berpikir bagaimana mempermuda laporan dari peternak. Kemudian tercetuslah aplikasi itu,” ujar Amir. Inovasi ini pun diberi judul Laporan Permintaan Layanan Kesehatan Hewan dan Inseminiasi Buatan Pakai Android.

Menurutnya, aplikasi ini selain bisa dibuka di android, juga bisa berbasis website. Sehingga, masyarakat yang tudak punya android, bisa melaporkan menggunakan website. “Tentunya harus ada jaringan internet. Karena ini berbasis internet. Kami harapkan mempermudah masyarakat untuk melaporkan perihal hewan ternaknya,” ujarnya.

Amir menjelaskan, fungsi utamanya memuat laporan. Ia mencontohkan, seperti ketika hendak mengawinkan hewan ternak. Dengan adanya aplikasi ini, peternak tinggal melaporkan. Setelah laporan, tinggal menunggu petugas yang akan memberikan inseminasi buatan (IB).

“Kalau petugas tidak datang, itu akan kelihatan. Jadi, sudah pasti datang untuk melakukan tugasnya. Apabila tidak datang setelah ada laporan, kami yang akan menghubungi agar melakukan tindak lanjut,” jelas Amir.

Setelah petugas melakukan tugasnya guna mengawinkan hewan ternak, di aplikasi itu juga akan ada pemberitahuan. Setelah itu, hanya tinggal pemantauan. Karenanya, pihaknya mengklaim aplikasi ini sangat berguna dam bermanfaat.

Manfaat itu juga diakui oleh para dewan juri Lomba Inovasi Daerah Kabupaten Probolinggo 2019. Sehingga, aplikasi ciptaan Amir dinobatkan sebagai juara pertama dalam kategori TIK. “Sebelum lomba, aplikasi ini sudah kami rancang. Kebetulan ada lomba, makanya kami mengikutkan dan ternyata menang,” ujarnya. (rud)