Perbarui Cat Markah di Jalur Pantura agar Pemudik Nyaman

PASURUAN – Mendekati arus mudik Lebaran 1440 H, keselamatan pengguna jalan mendapatkan atensi dari Pemprov. Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) VIII melakukan pemeliharaan sejumlah markah di ruas jalan nasional, termasuk di jalur pantura Pasuruan-Probolinggo.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBPJN VIII wilayah Gempol Pasuruan Probolinggo, Rudy Napitupulu mengungkapkan, pihaknya melakukan perbaikan markah menjelang arus mudik. Pasalnya sejumlah markah di ruas jalan nasional mulai memudar.

Perbaikan ini dilakukan mulai ruas jalan Bangil sampai batas Kota Probolinggo. Perbaikan ini berupa pengecatan untuk memperjelas markah dan mengganti markah yang rusak. Mulai dari median jalan dan garis markah di tengah jalan.

“Banyak markah jalan yang sudah pudar. Makanya kami perjelas. Kebetulan habis ini memasuki arus mudik lebaran. Keberadaan markah ini sangatlah penting bagi pengguna jalan,” ungkapnya.

Rudy-menjelaskan keberadaan markah ini sangat penting utamanya saat malam hari. Sehingga, pengguna jalan lebih berhati-hati saat berkendara dan tidak mendahului pengguna jalan lainnya diluar batas markah jalan ketika menyalip dari arah kanan.

Menurutnya, perbaikan ini masuk anggaran pemeliharaan. Karena itu, anggarannya dialokasikan dari anggaran pemeliharaan jalan mulai dari Gempol Pasuruan Probolinggo untuk satu tahun senilai Rp 25 miliar. Pemfungsiannya dilakukan selama satu tahun.

“Perbaikan ini dilakukan sampai H-7 lebaran. Tujuannya agar pengendara bisa berkendara dengan nyaman selama arus mudik dan arus balik,” terang Rudy. (riz/fun)