Masak di Tungku, Rumah Nenek Sebatang Kara asal Karanggeger Hangus

PAJARAKAN-Ini peringatan bagi warga yang masih memasak dengan menggunakan tungku, agar lebih berhati-hati. Sebab, bila lengah, api yang membesar bisa melalap rumah.

Hal itu seperti yang dialami Sani Patima, 75, warga Dusun Blumbang, Desa Karanggeger, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo. Selasa siang (21/5) rumah yang ditinggalinya seorang diri ludes dilalap si jago merah. Beruntung, dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, kebakaran itu terjadi sekitar pukul 12.00. Saat itu, Sani sedang menghidupkan api di tungku dapurnya untuk memasak air.

Ia awalnay tak punya firasat buruk. Ia lantas pergi sebentar ke depan rumahnya. Nah, saat ditinggal itulah, api tungku di dapur rumahnya membesar.

Api lantas merambat ke dinding rumahnya. Lantaran dinding rumahnya terbuat dari kayu triplek dan bambu, api pun dengan cepat membakar rumahnya. “Karena hal itu (kebakaran), korban berteriak teriak dan memancing warga berdatangan, ” kata Kapolsek Pajarakan AKP Sugeng.

Warga yang datang mencoba untuk memadamkan api dengan alat seadanya. “Api sangat cepat membakar rumah korban. Mengingat rumah tersebut terbuat dari kayu dan bambu. Karena itu, upaya warha tidak berhasil,” jelas perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu.

Sani sendiri berhasil selamat dalam insiden kebakaran itu. namun, ia masih syok karena rumahnya terbakar. Kerugian material berjumlah Rp 15 juta. (sid/mie)