Tak Dijual di Pasaran, Pengurus TITD Sumber Naga Pesan Patung Ini

MAYANGAN – Kebakaran di Tempat Ibadah Tri Darma (TITD) Sumber Naga tak hanya melalap bangunan. Sejumlah patung-patung penting di dalam klenteng juga ikut dilalap api.

Ketua TITD Sumber Naga Adi Susanto Saputro menjelaskan, ada beberapa patung (yang terbakar) yang tidak ada di pasaran. Oleh karena itu, pihaknya harus pesan pada seniman.

Sedangkan patung yang harus dibeli di pasaran, hanya dua patung. Yaitu, patung Cendewa Bumi dan Dewa Langit. “Yang harus pesan itu patung Dewa Kong Co dan pengawalnya. Masing-masing butuh dua patung. Mungkin ada tambahan patung Hok yang perlu dipesan. Karena tidak ada di pasaran. Biasanya, kami pesan di Bali atau Jepara,” terangnya.

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal mengaku terus berkoordinasi dengan Labfor Mabes Polri cabang Surabaya. Termasuk memeriksa saksi. “Nanti kami akan lakukan pemeriksaan saksi setelah ada hasil dari forensik itu. Tetapi paling utama, berikan rasa keadilan dan perlindungan bagi mereka untuk beribadah,” terangnya.

Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin mengatakan, pihaknya masih menunggu penyebab terjadinya kebakaran. “Kita tunggu dulu proses dari kepolisian untuk memastikan penyebab terjadinya kebakaran. Sambil menunggu pengurus TITD membersihkan sisa kebakaran,” katanya.

Disinggung soal dukungan pemkot terkait tempat ibadah sementara, Wali Kota mengaku sudah tersedia. Itu, sesuai koordinasi dengan pengurus TITD. Sehingga, pemkot tidak menyiapkan tempat lain sebagai tempat sementara ibadah bagi jamaah Tri Dharma. (mg1/mas/rf)